Kodim 1418/Mamuju Bergerak, Ajak Petani Millenial Perkuat Pangan dengan Tanam Stevia

1185
DANDIM 1418/MAMUJU KEMBANGKAN BUDIDAYA TANAMAN STEVIA DI KECAMATAN SAMPAGA, KABUPATEN MAMUJU, SULAWESI BARAT, MINGGU, 7 JULI 2024. (FOTO: DARMIN)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Kodim 1418/Mamuju bergerak untuk beri dukungan ketahanan pangan di wilayah, terutama kawasan Mamuju, Sulawesi Barat.

Dandim Mamuju Letkol Inf Andik Siswanto, S.IP., M.I.Pol memiliki catatan cemerlang terkait tumbuh kembang pangan.

Ketika masih memimpin Kodim Majalengka, inovasinya bermanfaat paling tidak di sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat itu.

Kini Letkol Andik Siswanto di Mamuju. Tentunya keberhasilannya mengembangkan dan membudidayakan “Sereh Wangi Sugih Mukti” tak dilakukan hal serupa saat memimpin Dandim Mamuju saat ini.

BUDIDAYA TANAMAN STEVIA DI KABUPATEN MAMUJU, MINGGU, 7 JULI 2024. (FOTO: DARMIN)

Di Mamuju, Letkol Andik mengembangkan budidaya bunga stevia: namanya cantik manfaatkan banyak, salah satunya untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Mamuju.

Dandim Mamuju Andik kemudian mengajak petani millenial untuk menanam bibit bunga stevia ini pada Minggu, 7 Juli 2024.

Dalam keterangannya, penanaman bibit bunga stevia itu dilakukan di Kecamatan Sampaga dan Beru-beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Pada gambar, tampak personil TNI dan pemuda milleniel berjibaku di kebun yang dibuka oleh prajurit dan masyarakat sebelumnya atas prakarsa dandim baru itu.

Meski baru dimulai tahun ini, tak main-main, luasan area untuk penanaman stevia ini yang sudah tersedia di Kabupaten Mamuju cukup luas.

50 RIBU BIBIT STEVIA SIAP DITANAM DI KABUPATEN MAMUJU. (FOTO: DARMIN)

Di Desa Botteng terdapat lahan seluas 1 ha, di Sampaga dan Kalukku lahan sekitar 1/4 ha. Pada lahan itulah yang akan ditanami sebanyak 50 ribu bibit stevia. Bibit sebanyak ini didatangkan dari Jawa Barat.

Di hadapan media yang menemuinya di Mamuju, Minggu, 7 Juli, Andik Siswanto bilang, “Bersama petani millenial, kita kembangkan budidaya tanaman stevia. Tanaman stevia ini sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan tubuh.”

Andik menjelaskan, daun stevia adalah pemanis alami sebagai pengganti gula dan tidak mengandung jalori, jadi sangat aman bagi tubuh manusia.

Berikut beberapa Manfaat Budidaya Tanaman Stevia:

Pemanis Alam

Daun stevia mengandung senyawa steviol glikosida yang memiliki rasa manis, bahkan lebih manis dibandingkan gula pasir. Ini membuat stevia dapat digunakan sebagai pemanis alami yang sehat.

Rendah Kalori

Stevia tidak mengandung kalori, lemak, atau karbohidrat, sehingga cocok untuk konsumsi bagi penderita diabetes atau yang sedang menjalankan diet rendah kalori.

Manfaat Kesehatan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stevia memiliki sifat antioksidan, dapat membantu menurunkan tekanan darah, dan memiliki efek antidiabetes.

‘SI CANTIK’ BUNGA STEVIA.

Budidaya Praktis

Stevia dapat tumbuh baik di berbagai iklim dan tipe tanah.

Peluang Bisnis Riil

Karena permintaan bunga stevia yang semakin meningkat, budidaya stevia dapat menjadi peluang usaha yang menarik di masa depan.

Dengan paradigma dan dari hasil membaca peluang masa depan itulah yang kemudian membuat Letkol Andik Siswanto merasa perlu melibatkan kaum muda untuk ikut berkebun. Ikut bercocok tanam.

“Kami memperkenalkan kepada petani millenial dan menambah komoditi baru di bidang ketahanan pangan di Provinsi Sulbar, khususnya Kabupaten Mamuju, karena budidaya tanaman stevia memberikan banyak manfaat, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi,” ujar Letkol Inf Andik Siswanto.

SARMAN SAHUDING

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini