Kepala Dinas Transmigrasi Sulawesi Barat H. Muhammad Hamzih, Mamuju, Selasa, 13 Februari 2018. (Foto: Arisman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Kementerian Desa Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes DPTT) berkunjung ke Provinsi Sulawesi Barat, Selasa, 13 Februari 2018.

Di Mamuju, ibukota Provinsi Sulawesi Barat, Kemendes PDTT menggelar Rapat Koordinasi Regional Penjaringan Program Transmigrasi (PKP2trans) Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, Kalimantan Barat, Aceh dan NTT.

Rapat koordinasi regional ini kerjasama antara Kemendes PDTT dan Dinas Transmigrasi Sulawesi Barat yang digelar di d’Maleo Hotel and Convention Mamuju.

Dari Kemendes PDTT adalah R. Hari Pramudiono, Plt. Dirjen PKP2trans.

Ketika diwawancara sejumlah wartawan di hotel bintang tiga pertama di Mamuju itu, Selasa siang tadi, R Hari Pramudiono mengatakan, kedatangan kami di sini untuk menjaring program setiap daerah atau provinsi di tahun 2019 mendatang.

“Kita ingin menjaring program di setip daerah apa yang bisa dikerjasamakan pemerintah pusat,” kata R. Hari Pramudiono.

Hari Pramudiono menambahkan, jika program yang kita jaring nantinya diharapkan berkaitan dengan 4 program prioritas yang dicananangkan pemerintah pusat, yakni badan usaha milik desa (Bumdes), produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades), embung air desa, dan penyediaan sarana prasarana olahraga.

Dengan pertemuan ini, Hari juga berharap, kita bisa membantu teman-teman di daerah semaksimal mungkin, dan tentunya semua program-program yang mereka miliki kita akan support dan dukung agar kegiatan dan program kerja di daerah dapat berjalan dengan baik.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Transmigrasi Sulawesi Barat Muhammad Hamzih mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan bagian dari rakor provinsi yang dilaksanakan 2 hari yang lalu, di mana kita menghimpun semua kadis-kadis kabupaten di Sulawesi Barat lalu kita mencoba mendengarkan program apa saja yang diinginkan masyatakat transmigrasi di 6 kabupaten tersebut.

“Kegiatan ini masih bagian dari rakor yang dilaksanakan beberapa hari lalu, untuk mendapatkan pandangan dan masukan dari semua pihak terkait apa yang disukai masyarakat transmigrasi,” kata Muhammad Hamzih.

Ia melanjutkan, dari hasil itu kita bawa ke tahapan nasional, di mana kita akan gelar rapat regional kerja sama dengan Kemendes DPTT untuk penjarjngan usulan program terkait penyiapan kawasan dan pembangunan permukiman transmigrasi (PKP2trans) tahun 2019 di wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, Aceh, Kalimantan Barat, dan NTT.

Hamzih berharap, dengan pertemuan ini Sulawesi Barat bisa meningkatkan pertumbuhan ekonominya seperti di bidang peternakan, dan juga bagaimana kita mengembangkan kawasan-kawasan transmigrasi menjadi pusat perkotaan.

“Semoga tahun tahun mendatang, dengan program yang kita sudah rancang, kawasan transmigrasi di Sulawesi Barat dapat menjadi kawasan perkotaan dalam artian jarak antara kawasan transmigrasi dan kota itu bisa dekat,” tutup Muhammad Hamzih.

ARISMAN SAPUTRA

1 KOMENTAR

  1. Transmigrasi di desa Piriang Tapiko Tutar yg dari Jawa tinggalkan Lokasi ,sisa tiga KK yang bertahan ini laporan mantan kades Piruian Tapiko Tutar Syarifuddin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini