
TRANSTIPO.com, Mamuju – Dalam rangka meningkatkan kapasitas calon tenaga Pengawas Penyelengara Urusan Pemerintahan Daerah (P2UPD), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulaweai Barat kerjasama dengan BPSDM Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) mengadakan pelatihan di Hotel Berkah, Jalan Soekarno Hatta Mamuju, pada Senin, 22 Oktober 2018.
Acara pelatihan ini berlangsung selama 5 hari dan diikuti sebanyak 30 orang peserta yang berasal dari pemerintah kabupaten dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Diwawancarai di sela-selah acara, Kepala Bidang (Kabid) Diklat Manajerial dan Fungsional BPSDM Sulawesi Barat Muhammad Nur mengungkapkan, kegiatan ini kita laksanakan kerjasama dengan BPSDM Kemendagri yang dilaksankan mulai tanggal 22 – 26 Oktober 2018.
“Pelatihan ini dilaksanakan selama 5 hari yang diikuti sebanyak 30 peserta yang berasal dari masing-masing kabupaten dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat,” kata Muhammad Nur.

Apa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini?
Muhammad Nur mengatakan, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bagi para calon pengawas pemerintahan baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.
“Sebagai tugas pokok dari P2UPD nanti yaitu untuk mengawasi jalannya pemerintahan agar dapat berjalan dengan baik,” ucap Muhammad Nur.
Muhammad Nur menambahkan bahwa meskipun mereka belum resmi sebagai pengawai P2UPD, tetapi saya yakin mereka pasti akan mengarah ke sana karena mereka sudah mengikuti uji kompotensi sebagai salah satu syarat untuk bisa lolos ke jabatan fungsional P2UPD.

Mengakhiri wawancara tersebut, Muhammad Nur berharap kepada seluruh peserta agar mengikuti dengan baik pelatihan ini, supaya mereka dapat memiliki tambahan wawasan dalam menyiapkan diri untuk melaksanakan tugas ke depan.
Acara ini dihadiri Pj. Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Drs. H. Arifuddin Toppo, M.Pd sekalikus membuka acara Pelatihan Calon Tenaga Pengawas penyelenggara Urusan pemerintahan Daerah (P2UPD). Advertorial
ARISMAN SAPUTRA









