
TRANSTIPO.com, Mamasa – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa Muhammad Sapri, menggelar reses di wilayah konstituennya untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung.
Kegiatan itu berlangsung di Aula Kantor Desa Mesakada, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu 1 Januari 2020, pagi tadi.
Reses ini merupakan awal dari program kerja DPRD Kabupaten Mamasa tahun 2020, guna menyerap aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah daerah.
Muhammad Sapri, merupakan anggota DPRD terpilih pada Pileg 2019 lalu daerah pemilihan Mamasa III, sekaligus politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Desa Mesakada beserta sejumlah perangkatnya, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, Lembaga adat, Tokoh agama, dan Tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan reses itu, beberapa pembicara menyampaikan keluhan yang sama yakni, perbaikan infrastruktur jalan antar desa.
Ketua BPD Desa Mesakada Herman Andarias menyampaikan, sejak Mamasa menjadi kabupaten, kondisi jalan poros Sika-Mehalaan masih terus memprihatinkan.
Dikatakan Herman, ini merupakan momen bagi masyarakat Kecamatan Mehalaan secara umum, karena kata dia, sejak Kecamatan Mehalaan terbentuk, baru kali pertama memiliki wakil di gedung DPRD.
“Kita berharap dengan kehadiran aggota DPRD segala keluhan masyarakat dapat diperjuangkan,” kata Herman Andarias.
Menurut Herman, perekonomian masyarakat akan maju jika infrastruktur jalan mulus, sebab jalan merupakan pengaruh besar majunya ekonomi dalam satu daerah.
Kepada Sapri, Herman juga mengusulkan perbaikan beberapa rumah ibadah yang dianggap tidak layak, diantaranya tiga buah gereja dan satu buah masjid.
Selain itu, beberapa masyarakat juga meminta agar pemerintah tidak abai terhadap fasilitas penunjang pendidikan, serta bantuan beasiswa bagi peserta didik untuk melanjutkan sekolah tinggi.
“Kami berharap untuk peningkatan ekonomi, ada bantuan dari pemerintah berupa alat pertanian dan juga irigasi,” pintanya.
Bukan hanya itu, beberapa dari masyarakat juga mengusulkan adanya pembangunan jaringan komunikasi berupa tower, agar dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi.
Menanggapi itu, Muhammad Sapri mengatakan, beberapa usulan dari semua elemen masyarakat itu dianggap urgen karena semua menyangkut kebutuhan masyarakat.
Kata Sapri, apalagi bicara soal infrastruktur jalan, telekomunikasi, pertanian dan pendidikan, beberapa hal ini tentu menjadi prioritas karena menjadi kebutuhan pokok masyarakat menuju kesejahteraan.
kepada masyarakat Sapri mengatakan, agar tidak segan menyampaikan keluhan ataupun persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Intinya semua keluhan-keluhan masyarakat yang telah disampaikan ini, saya akan bawa pada rapat paripurna nantinya,” pungkasnya.
WAHYUANDI










Semoga diawal tahun ini boleh membawah banyak perkembangan masuk di kecamatan Mehalaan pada umumnya.. hantam terus sampai Tuntas pak Dewan..