
TRANSTIPO.com, Mamuju – Launching (peluncuran) Gerakan Revolusi Mental telah dilaksanakan pagi tadi, Jumat, 7 April 2017, bertempat di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Sulbar.
Tak kurang, sekitar 3 ribuan aparat sipil negara (ASN) lingkup Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju hadir dalam deklarasi Gerakan Revolusi Mental di Sulbar ini. Tema gerakanini: Gerakan Indonesia Meyani.
Dimulai pada pukul 06.00 wita. Ribuan ASN hadir di Pantai Mamuju sepagi mungkin. Bagi yang Muslim, tentunya seusai melaksanakan ibadah wajib—sholat Subuh—sudah harus bergegas ke tempat deklarasi program yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sejak 2014 lalu.
Di Jumat yang masih pagi-pagi buta tadi, Penjabat Gubernur Sulbar Carlo Brix Tewu hadir untuk mencanangkan secara resmi program Gerakan Revolusi Mental ini.
Pejabat penting lainnya yang hadir, antara lain: Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang, Rektor Unsulbar Dr. Aksan Djalaluddin, Kabinda Sulbar Hamzah, Bupati Mamuju Habsi Wahid, Wakapolda Sulbar Kombes Pol Tajuddin, Sekkab Polman Andi Ismail AM, Wakil Bupati Majene Lukman, dan sejumlah tokoh formal dan informal lainnya yang tak disebutkan namanya di laman ini.

Ketika beri sambutan, Carlo Brix Tewu bilang begini: “Dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental, ada Program Gerakan Indonesia Bersih. Di Mamuju ini, saya sangat mendukung kegiatan Mamuju Mapaccing. Karena itu, Mamuju Mapaccing ini kita perlu adopsi untuk semua kabupaten di Sulbar.”
Bersambung
DIAN HARDIANTI LESTARI/HUMAS MAMUJU









