Wakil Bupati Mamasa Martinus Tiranda (kiri) dan Komandan Kodim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo foto bersama di rumah makan Dian Satria Mamasa. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Setiap daerah di Indonesia memiliki kopi khas dan keunikannya masing-masing. Cita rasa alaminya juga berbeda-beda. Kopi Mamasa misalnya, tentu cita rasanya berbeda dengan kopi di daerah lain.

Hal inilah yang membuat masyarakat Mamasa tidak dapat dipisahkan dengan kopi. Maka tak ayal memang manakala pada setiap kedai kopi yang di Mamasa, salah satu menu utamanya adalah sajian kopi khas Mamasa. Kopi dan potensi wisata alam adalah dua khas yang telah melekat pada Mamasa.

Bukan hanya masyarakat Mamasa saja, para pengunjung ke kota ini pun turut menjadi penikmat, dari yang muda hingga yang tua, pria maupun wanita, bahkan tamu-tamu kehormatan di kalangan pejabat pun menjadi penikmat cita rasa kopi Mamasa.

Tak heran jika potensi bisnis mengolah rasa dan kenikmatan kopi sebagai kekayaan Nusantara ini membuat para pengusaha muda bermunculan di berbagai daerah untuk menawarkan aneka racikan kopi yang dijamin punya cita rasa tersendiri.

Kenikmatan cita rasa kopi Mamasa benar-benar menarik perhatian banyak orang, salah satunya Komandan Kodim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo saat mencicipi kopi Mamasa. Dirinya berkeinginan untuk memeperkenalkan keunikan kopi ini di berbagai daerah di Indonesia.

“Saya melihat potensi kopi Mamasa ini sangat luar biasa. Saya rasa budaya kopi ini harus ditingkatkan, jangan hanya di wilayah Mamasa saja tapi harus diperkenalan secara meluas,” ujar Hari Purnomo di salah satu rumah makan di ujung kota Mamasa saat ngopi bareng dengan wakil Bupati Mamasa Martinus Tiranda.

Letkol Arh Hari Purnomo baru saja sekitar tiga bulanan menahkodai Kodim 1402/Polmas, karena itu ia terbilang baru mengenal nikmatnya kopi Mamasa. Diketahui Letkol Arh Hari Purnomo sebelumnya menjabat sebagai Kabag Binlitbangmat Sdirbinlitbang Pussenarhanud Kodiklatad di Bandung, Jawa Barat.

Keinginan Letkol Arh Hari Purnomo untuk lebih memperkenalkan kopi Mamasa di sejumlah daerah di Indonesia direspon baik oleh Wakil Bupati Mamasa Martinus Tiranda. Menurutnya untuk lebih mengenalkan kopi Mamasa ke seluruh Indonesia bahkan ke mancanegara itu tidak lah sulit jika keinginan itu ada.

“Saya sepakat dengan pak Dandim untuk memperkenalkan kopi Mamasa secara meluas karena ini bukan hanya keuntungan pemerintah daerah saja tapi keuntungan bagi masyarakat Kabupaten Mamasa tentunya,” kata Martinus.

Dikatakannya, ini merupakan salah satu kekayaan alam Kabupaten Mamasa yang patut dibanggakan, meski kopi banyak dijumpai di berbagai daerah namun kopi Mamasa memiliki citarasa tersendiri.

Di kedai-kedai kopi Mamasa umumnya kopi ditawarkan dalam dua variasi penyajian, yaitu kopi hitam dan kopi susu. Kopi hitam dan kopi susu mungkin sudah sering kita temui di daerah-daerah lain di Indonesia, tapi kenikmatan dan rasanya belum tentu kalah dengan kopi Mamasa.

Ditambahkannya, meskipun zaman telah berubah, namun budaya minum kopi di tengah masyarakat Mamasa tetap terjaga. Tradisi ini tetap menurun hingga ke generasi muda mereka saat ini. Yang membuat berbeda saat ini ialah kenyamanan dan fasilitas yang ditawarkan pengelola kedai tentu ikut menentukan ramai tidaknya suatu kedai kopi di Mamasa.

“Salah satunya fasilitas internet hotspot (wifi) gratis umumnya menarik lebih banyak kalangan muda untuk betah berlama-lama di kedai kopi,” tandasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini