Buka Puasa Mala’bo: Umat Islam dan Kristen Menyatu Dalam Tenda

1140
BUKA PUASA BERSAMA DI MALA'BO, KECAMATAN TANDUK KALUA', KABUPATEN MAMASA, RABU, 27 MARET 2024. (FOTO: RAMA WIJAYA)

TRANSTIPO.com, Mala’bo – Sejak dulu umat manusia bisa merawat kebajikan diri dan kelompoknya, juga bersenandung gembira pada kelompak lainnya.

Ketika umat manusia masih memilih hidup nomaden — berpindah tempat sesuai nilai dan kebutuhan yang dituju — tak ada perselisihan, tak ada rampas-rampasan selain tentunya asah (saling memperbaiki), asih (saling empati dan peduli), dan asuh (saling membantu).

BUKA PUASA BERSAMA DI MALA’BO DIHADIRI Pj BUPATI MAMASA, Dr. MUHAMMAD ZAIN. (FOTO: RAMA)

Umat manusia kemudian — seiring agama-agama Samawi yang telah membimbing bathin, akal dan pikiran dalam mengelola hiduk keseharian — semakin dituntut berbudi pekerti yang totalitas, sekaligus mempraktekkan pola dan proses penghambaan pada Tuhan dan mengharmonisasi kehidupan yang lebih indah dengan tata laksana yang mengharumkan nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki.

Rama Wijaya, 25 tahun, seorang pemuda Mala’bo, Kecamatan Tanduk Kalua’, Kabupaten Mamasa memahami itu semua. Dan, dari diskusi dengan media ini semalam, di antara saripati Ramadhan tahun ini, ia elaborasikan dalam bentuk buka puasa yang toleran: pelibatan semua kaum untuk melepas haus dan dahaga dalam sebuah tenda yang harmoni.

Rama dan kawan-kawannya hendak terus menerus merawat toleransi di kampungnya di pegunungan Sulawesi Barat itu.

BUKA PUASA BERSAMA DI MALA’BO, MAMASA. (FOTO: RAMA)

Praktiknya, semalam barusan, Remaja Masjid Nurul Huda Malabo dan Persekutuan Pemuda Gereja Toraja Mamasa Klasis Tanduk Kalua’ Gelar Buka Puasa Bersama.

Acara buka puasa ini oleh dua kelompok yang berseberangan dalam ritual peribadatan tapi senyawa dalam inti Iman, remaja masjid dan persekutuan pemuda gereja, berkumpul bersama untuk buka puasa, Rabu, 27 Maret 2024.

Memilih bertempat di Masjid Nurul Huda Mala’bo, karena memang ini bukan kegiatan seremonial “Sekolah Rabu” umat Nasrani. Tapi meski di masjid dan makan bersama, nilai transenden mengilhamkan semangat Ukhuwah Kemanusiaan yang penuh kasih dan cinta.

Lihatlah sekumpulan warga Mala’bo dalam tenda yang sama. Ada saat duduk di kursi dan di saat yang lain duduk merapat bersilang kaki. Semua menikmati hidangan yang sama dengan selera asupan yang beragam. Itulah sisi lain dari toleransi: makan tidak makan yang penting kumpul.

MALA’BO, TANDUK KALUA’, KABUPATEN MAMASA. (FOTO: RAMA)

Karena ini dibalut kegiatan melembaga, Rama dan kawan-kawannya memilih tema yang bagus: Merajut Toleransi di Bumi Kondo Sapata Wai SapaleleanKabupaten Mamasa.

Acara buka puasa ini dihadiri tim safari Ramadhan dari Pemkab Mamasa. Makanya tampak sejumlah pejabat kabupaten larut dalam buka bersama di Mala’bo ini. Ada juga perwakilan pengurus Gereja Toraja Mamasa (GTM). Pejabat kecamatan dan desa di sekitar juga tampak.

“Melalui acara ini kami ingin menyampaikan pesan kepada kita semua bahwa nilai-nilai toleransi yang telah hidup di bumi Mamasa yang kita cintai ini wajib kita rawat, bukan hanya melalui acara seremonial tapi yang lebih penting dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Rama Wijaya kepada media ini.

Tidak sekali di tahun 2024 ini saja. Rama bilang bahwa kegiatan buka puasa sembari bertatap muka bersama di antara dua pemeluk agama sudah ketiga kalinya dilaksanakan.

“Dan selamanya kompak, damai, dan kami menemukan jati diri keMala’bo-an dalam bingkai berkabupaten yang menyenangkan,” ujar Rama. Ia juga sebut, “Ini sekaligus simbol persatuan.”

MALA’BO, MAMASA. (FOTO: RAMA)

Hal senada, Wilson, Sekretaris PPGTM Klasis Tanduk Kalua’ menyampaikan, “Kami masyarakat Tanduk Kalua’ senantiasa menjaga kerukunan umat beragama, dengan turut terlibat dalam setiap kegiatan untuk mempererat tali silaturahmi antarumat beragama di Mamasa.”

Wilson mencontohkan, seperti kolaborasi PPGTM Klasis Tanduk Kalua’ terlibat aktif dalam proses pembangunan Masjid Nurul Huda Mala’bo.

“Ini menunjukkan kepada dunia bahwa tidak ada yang perlu dikuatirkan dari pembangunan rumah ibadah,” tegas pemuda Wilson, yang Nasrani.

Pj Bupati Mamasa, Muhammad Zain datang juga di acara buka puasa bersama bernuansa pelangi yang indah ini.

Muh. Zain sekalian bawakan tausiah sebentar sebelum waktu buka tiba. Ia apresiasi kegiatan begini, pun menyemangati kehidupan yang toleran.

SARMAN SAHUDING

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini