TRANSTIPO.com, Polewali – 17 negara sebagai peserta PIFAF 2017 di Polman, Sulbar, yang dibuka pada Selasa, 1 Agustus 2017. Wakil negara Rusia yang pada PIFAF pertama 2016 lalu hadir, namun kali ini batal hadir. Acara ini akan berlangsung hingga 5 Agustus.
Tak terkonfirmasi ke sana mengapa Rusia tak hadir kali ini. Negara apa saja yang hadir di PIFAF 2017 kali ini? Ini dia.
5 Negara dari CIOOF, yakni Slopakia, Malaysia, Korea Selatan, India, dan Thailand. 11 negara dari AIESEC, yakni Jerman, Francis, Spanyol, Portugal, Amerika Serikat, Cina, Hongkong, Vietnam, Belanda, Maroko, Ukraina, dan Jerman.
Adapun pendukung acara PIFAF ini yakni, tarian Sekoman dari Mamuju, Seruling Bambu dari Mamasa, Tari Pakkarena dari UNM Makassar, Reok Ponorogo dari Wonomulyo, Sayyang Pattuqdu dari Tinambung dan Campalagian, serta kolaborasi Lagu Mesakanne dari Sanggar Tari Beruq Beruq.
Ketua Panitia PIFAF ke-2 2017 Polman Mustari Mulla Tammaga melaporkan, kehadiran bangsa-bangsa lain di Kabupaten Polman adalah sesuatu yang luar biasa. Ini sebuah prestasi di tengah dinamika bangsa yang ikut membangun Polman, Sulbar.
“Kita telah kut beri andil dalam mengembagkan pariwisata nasional dengan kemampuan kita mengenalkan ragam budaya bangsa di dunia, yang sekaligus kita perlihatkan kepada mereka tentang seni dan budaya yang dimiliki daerah ini,” kata Mustari.
Polman, masih Mustari Mulla, Polman ini multi etnis dan budaya. Apa yang kita suguhkan akan menghibur warga sekaligus terjadi perputaran ekonomi yang riil lewat pameran expo.
Dalam pembukaan kemarin, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) datang bersama istri, Hj. Andi Ruskati Ali Baal.
Banyak tokoh-tokoh formal dan informal Sulbar dan Polman yang hadir menemani gubernur ABM.
Ketika beri sambutan, suasana sempat hening sejenak lantaran ABM berdiam sejenak di atas podium. Rupanya, Gubernur Sulbar yang baru ini sempat teringat akan jasa besar mendiang Ayahnya, HM Masdar Pasmar, dalam membangun Polman.
Di tengah menitisnya air mata itu, ABM tak lupa mengajak hadirin semuanya untuk membacakan Basmalah dan Al Fatihah bagi mendiang Ayahnya itu.
Dia, HM Masdar Pasmar, memang terbilang salah satu tokoh panutan dalam pembangunan di Polman, sejak dulu kala.
BURHANUDDIN HR










