Warga Indonesia Timur di Jabodetabek akan Demo di KPK Jakarta

1805
Foto: Istimewa

TRANSTIPO.com, Mamasa – Sebuah postingan mengejutkan di salah satu whatsapp grup (WAG) Kabupaten Mamasa.

Postingan itu terbaca pukul 15.08 WITA, dibagikan oleh Rimawati. Upaya konfirmasi kepada yang bersangkutan belum tersambut.

Postingan berupa undangan aksi di depan Kantor KPK di Jakarta.

Undangan terbuka itu menyebut Seruan Aksi Jilid I dengan atas nama Forum Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia Timur Jabodetabek.

Foto: Istimewa

Seruan awal yang terpublikasi, antara lain: mendesak KPK agar ke Kabupaten Mamasa; memeriksa kepala BKAD Kabupaten Mamasa; mendesak Bupati Mamasa agar mencopot kepala BKAD Mamasa, yang diduga sebagai dalang devisitnya Kabupaten Mamasa sekitar 200 M.

Masih dalam undangan tersebut, rencananya demo akan dilakukan pada Jumat, 18 Agustus 2023, dan akan menghadirkan 150 orang peserta demo.

“Paling tidak mereka tidak hanya melihat di TV tapii tergerak (untuk) melirik Mamasa ada apa!”

Kalimat pendek itu yang berhasil dikorek dari pembuat postingan awal yakni Rimawati.

Terkait kebenaran terjadinya devisit keuangan di Pemkab Mamasa, Sulawesi Barat, Wakil Ketua DPRD Mamasa, Juan Gayang Pongtiku membenarkan hal itu.

“Devisit 200 M,” singkat Juan.

Sejumlah pihak menanggapi beragam atas undangan aksi oleh warga yang peduli Mamasa tersebut.

“Kita perlu bukti KPK peduli Mamasa,” sebut Yohanis.

Pihak lainnya ada yang skeptis demo itu akan terjadi. Bahkan ada pihak yang menyebutkan bahwa demo itu dilakukan oleh pihak di luar Kabupaten Mamasa.

“Tokke ditamora sitartukna permainan, tdk harus ber KTP Mamasa untuk membela rakyat Mamasa, Toraja, Sumatera Kalimantan knp tdk, kecuali bansos harus KTP Mamasa to.”

Itu penggalan komentar di WAG tersebut.

Sejumlah pihak sedang coba dikonfirmasi namun belum ditanggapi hingga berita ini dibuat.

SARMAN SAHUDING

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini