
TRANSTIPO.com, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Syafruddin mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar) dan Suku Mandar untuk bersatu dan bekerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau mau maju harus kompak, orang Makassar, orang Mandar dikenal sangat kompak dan pekerja keras,” kata Syafruddin saat melantik pengurus BPP KKSMB periode 2018-2023 di Gedung Nusantara IV, Komplek DPR, Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019.

Menurut Syafruddin, persatuan merupakan kunci utama agar bangsa Indonesia dapat terus maju dan dipandang oleh dunia internasional. Persatuan merupakan modal utama bagi pemerintah agar dapat menghadirkan pelayanan publik berkelas dunia dan diakui oleh internasional.
“Senin lalu Indonesia menerima penghargaan dari PBB karena inovasi pelayanan publik menempati posisi pertama dalam ajang United Nation Public Service di Azebaijan,” ujar Syafruddin yang disambut tepuk tangan oleh seluruh peserta yang hadir.

Ia juga mengatakan dalam forum internasional tersebut, dirinya berbicara mengenai pentingnya persatuan bagi sebuah negara yang memiliki penduduk besar dan potensi alam yang sangat besar.
“Pada forum tersebut, terdapat 8 Menteri dari 56 negara yang hadir untuk menjadi keynote speech. 7 menteri berbicara mengenai kemajuan pelayanan publik di negaranya. Saya berbicara mengenai potensi Indonesia dan besarnya jumlah penduduk Indonesia yang akan sangat optimal karena adanya persatuan,” tutur Syafruddin.

Pada kesempatan tersebut Menteri Syafruddin melihat banyak potensi yang dimiliki oleh Provinsi Sulawesi Barat namun belum tergarap secara maksimal. Padahal menurutnya, Sulawesi Barat merupakan salah satu provinsi dengan posisi yang sangat strategis dan memiliki sumber daya alam cukup banyak.
“Jika semua potensi SDA ini tergarap dengan baik dan di-support maka saya yakin penduduk Sulawesi Barat akan semakin sejahtera,” harap Syafruddin.

Untuk itu, seperti dalam rilis yang diterima transtipo, Syafruddin mengajak semua elemen masyarakat Sulawesi Barat untuk tidak berpikir sektoral dan mengutamakan kepentingan bersama.
SARMAN SHD










