TRANSTIPO.com, Mamasa – Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid – 19 Kabupten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), menyatakan jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) di wilyaha Kabupaten Mamasa mengalami penurunan sejak sepekan terakhir.
Sebelumnya, pada tanggal 11 April 2020 tercatat sebanyak 253 ODP di Kabupaten Mamasa, berdasarkan data yang dihimpun dari 17 Puskesmas. Sementara pada Jumat 17 April 2020 hari ini, kini tersisa 51 ODP.
Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid – 19 Kabupaten Mamasa Amos Pampabone mengatakan, data tersebut berdasarkan anilisis tim gugus tugas disejumlah Puskemas yang ada di Kabupaten Mamasa, sejak 11 April lalu.
Amos menyebutkan, hal ini telah menunjukkan penurunan setelah orang yang masuk di Kabupaten Mamasa juga berkurang, dari 253 jumlah ODP sebelumnya, 202 orang diantaranya telah selesai pemantauan. Sehingga tersisa 51 orang yang sementara dalam proses pemantauan.
Dari data tersebut kata Amos, dapat dinyatakan kondisi di Kabupaten Mamasa hingga kini sudah membaik, dengan berkurangnya jumlah warga yang berada diluar daerah untuk mudik ke Mamasa.
“Kalau situasi saat ini dapat dipertahankan maka yakin Mamasa kedepan akan semakin membaik,” ujar Amos, siang tadi.
Dikatakan Amos, dengan catatan seluruh masyarakat Kabupaten Mamasa, dapat meningkatkan kedisiplinan untuk tetap tinggal di rumah selama pandemi masih berlangung, juga warga yang berada diluar daerah tidak melakukan mudik.
Selain itu kata Amos, bagi ODP yang masih dalam pemantauan agar disiplin, untuk tetap tinggal di rumah selama dalam masa karantina. Dengan begitu kata dia, maka situasi dan kodisi di Mamasa akan semakin membaik.
“Kita berharap kedepan Mamasa terus membaik, tidak bertambah lagi ODP hingga masa inkubasi ODP yang ada seleai,” pungkasnya.
WAHYUANDI










