Indonesia Kembali akan Mengirim Film Berkompetisi di Piala Oscar 2024

887
ILHAM BINTANG (kedua kanan) bersama Tokoh Perfilman Indonesia di Jakarta. (Foto: Istimewa)

PENGURUS Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) kembali akan mengirim film Indonesia untuk berkompetisi di Piala Oscar 2024 di Amerika Serikat. Ketua Umum PPFI, Deddy Mizwar Senin, 31 Juli petang mengumumkan rencana tersebut di kantor PPFI, Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta.

Hal itu disampaikan Deddy seusai mengadakan rapat dengan Komite Seleksi Oscar Indonesia. Tim Juri itu yang bertugas menyeleksi dan menetapkan satu film Indonesia yang akan menjadi utusan resmi untuk kompetisi dalam kategori International Feature Film Award dalam ajang Oscars ke-96 tahun pada bulan Maret 2024.

Komite Seleksi Oscar Indonesia terdiri dari sembilan orang dari pelbagai latar belakang profesi perfilman yang dipilih berdasarkan kemampuan individu masing-masing. Mereka: Slamet Rahardjo, Garin Nugroho, Ilham Bintang, Alim Studio, Cesa David Luckmansyah, Ratna Riantiarno, Nur Hidayat, Sha Ine Febriyanti dan Deddy Mizwar sendiri sebagai Ketua Komite.

Sesuai persyaratan yang ditentukan pihak Oscars, bahwa yang berhak ikut seleksi adalah film yang tayang antara 1 Desember 2022 hingga 31 Oktober 2023. Film-film yang tentu saja telah lulus sensor dari Lembaga Sensor Film (LSF).

“Syarat lainnya adalah film harus telah dipertunjukkan secara publik di bioskop komersil, sekurang-kurangnya 7 (tujuh ) hari berturut-turut,” kata Zairin Zain, Sekjen PPFI yang merangkap Ketua Panitia Seleksi Oscar itu. “Harus tujuh hari berturut-turut,” sambungnya tegas.

Pendaftaran film akan mulai 3-31Agustus 2022. Jadwal seleksi oleh Komite akan dilaksanakan Bulan September 2022.

Pengharggan Academy Awards kategori film berbahasa asing dianugerahkan setiap tahun oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences kepada film-film non-Amerika Serikat yang dialognya tidak berbahasa Inggris. Kategori itu dimulai pada Academy Awards 1956.

Sejak 1987

Film Indonesia sendiri telah mengikuti ajang Piala Oscar kategori tersebut sejak 1987, namun sejauh ini belum berhasil memboyong piala begengsi itu.

Film “Nagabonar” yang disutradarai MT Risyaf dengan pemain utama Deddy Mizwar dan Nurul Arifin merupakan film Indonesia pertama yang dikirim ke Academy Awards.

Selain “Nagabonar”, film-film Indonesia yang pernah ikut berlaga di Piala Oscar antara lain “Surat dari Praha”, “Turah”, “Perempuan Tanah Jahanam”, “Kucumbu Tubuh Indahku” dan yang terakhir “Ngeri Ngeri Sedap”.

Dalam rapat perdana Komite Seleksi, Deddy Mizwar sangat mengharapkan dukungan dan peran aktif seluruh pihak yang terkait dengan industri film demi menyukseskan kesertaan Indonesia di Piala Oscar. Peran serta pemerintah digarisbawahi oleh aktor pemeran Naga Bonar untuk mendukung pembiayaan promosi film itu di ajang Piala Oscar.

“Hasil evaluasi kami, dukungan promosi film di Piala Oscar paling lemah. Sulit bagi panitia untuk menarik perhatian juri dan masyarakat di ajang itu. Padahal, misi kita tidak hanya untuk memboyong Oscar, melainkan juga meletakkan film Indonesia di dalam peta film dunia,” papar Deddy Mizwar.

ILHAM BINTANG

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini