TRANSTIPO.com, Mamuju – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2&KB) Sulawesi Barat menggelar workshop dengan mengangkat tema “Penguatan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Forum Komunikasi PUSPA Sulawesi Barat.”
Acara ini berlangsung di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju. Dilaksanakan selama dua hari, 8-9 Maret 2018. Pesertanya terdiri dari anggota forum partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak (PUSPA) Sulawesi Barat.
Hj. Shadri Nuranti, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan, Keluarga, Data dan Informasi Dinas P3AP2 & KB Sulaweai Barat sekaligus sebagai dewan pengurus Puspa Sulawesi Barat mengatakan, setelah forum ini dibentuk di bulan November tahun lalu dan di-SK-kan gubernur, kami berkomitmen untuk mensejahterakan perempuan dan anak.
“Memang kita berkomitmen berkerja untuk mensejahterakan perempuan dan anak di Provinsi Sulawesi Barat,” ujar Hj. Shadri Nuranti, Rabu, 8 Maret 2018.
Menurut Shadri, ke depan forum Puspa berencana membuat rencana aksi, hasilnya nanti kita kami akan bawa ke Rakornas minggu depan di Semarang, Jawa Tengah.
Di Rakornas nanti, kata Shadri, kami akan membawa penawaran program untuk ditawarkan ke pemerintah pusat untuk dapat memberdayakan perempuan di Sulawesi Barat.
“Kita akan membawa sejumlah penawaran program terkait three ends (tiga akhiri): akhiri kekerasan perempuan dan anak, akhiri trafficking, dan akhiri kesenjangan perekonomian perempuaan,” kata Shardi Nuranti.
ARISMAN SAPUTRA










