Pertemuan tim Laskar Kotak Kosong dan masyarakat di wilayah pemilihan dua Kabupaten Mamasa. (Foto: Ist)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Perhelatan Pilkada Mamasa semakin menarik disimak. Terjadinya calon tunggal di Pilkada Mamasa, bukan berarti tak ada lawan politik untuk paslon ‘Harmonis’.

Sejumlah tokoh-tokoh politik Mamasa yang tidak setuju dengan paslon tunggal terus menggalang kekuatan mensosialisasikan ‘kotak kosong’ sebagai alternatif bagi masyarakat Mamasa yang tidak setuju dengan paslon yang ada.

Sejumlah tokoh-tokoh politik Mamasa yang tergabung dalam Laskar Kotak Kosong seperti mantan Bupati Mamasa Obed Nego Deppariding, David Bambalayuk, Joni Ma’Dika, Joni Mesalangi serta sejumlah tokoh-tokoh lainya kini sudah tiga hari berada di wilayah pemilihan dua Kabupaten Mamasa.

Mereka, laskar ini menggelar pertemuan dan sosialisasi ‘kotak kosong’ kepada masyarakat di Kecamatan Pana, Nosu dan Tabang.

Berdasarkan keterangan salah satu tim Laskar Kotak Kosong, Resky Masran, sosialisasi itu dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap ‘katak kosong’, bahwa hal itu legal hingga pada alasan kenapa harus memilih ‘kotak kosong’.

“Selain sosialiasi kotak kosong, pengukuhan sejumlah tim kecamatan dan desa juga dilakukan,” ujar Resky saat dikonfirmasi pada Selasa, 6 Maret 2018.

Lanjut ia menuturkan, sosialisasi menggalang kekuatan ke akar rumput akan terus dilakukan termasuk melakukan pertemuan atau tatap muka dengan masyarakat di berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Mamasa.

FRENDY CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini