Nurmawansyah Rahman Enang (duduk ketiga kanan) hadir dalam Mubes ke-4 HPMB, Makassar, Jumat, 13 April 2018. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Makassar – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mambi (HPMB) di Makassar, Sulawesi Selatan, telah menggelar musyawarah besar (Mubes) ke-IV.

Mubes ini dilaksanakan di perkampungan rumah Adat Sulawesi Selatan, tepatnya di rumah Adat Bugis, Benteng Somba Opu, Jum’at malam, 13 April 2018.

Di Mubes kali ini, HPMB mengusung tema, “Mewujudkan Organisasi yang Amanah, Demokratis, Kritis dan Terorganisir”.

Ketua Umum HPMB periode 2017-2018, Ardan Bayu Wardiman berterima kasih kepada teman-teman pengurus HPMB yang telah bekerja keras membantu dalam mewujudkan tujuan lembaga ini.

“Saya selaku ketua umum mewakili pengurus lainnya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jikalau banyak kesalahan-kesalahan atau kelalaian yang kami lakukan, baik itu disengaja maupun tidak disengaja di dalam masa kepengurusan kami,” jelas Ardan Bayu.

Bayu berpesan, pengurus baru periode 2018-2019 yang terpilih dapat menjadikan HPMB jauh lebih baik di masa kepengurusannya.

“Ketika teman-teman diperhadapkan dalam masalah yang besar, semoga dapat menjalani tantangan tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab dan soliditas yang tinggi. Karena yakin Sang Maha Kuasa tidak akan memberikan cobaan kepada hamba-Nya melebihi batas kemampuannya,” ujar Bayu.

Berbeda dengan periode sebelumnya. Mubes kali ini banyak kader HPMB yang ikut berkompetisi untuk memenangkan jadi ketua baru.

“Selama 4 tahun HPMB, di mubes kali ini begitu banyak kompetitor-kompetitor yang akan bertarung. HPMB semakin jaya dan semakin jelas juga identitasnya di Makassar,” tutur Nurcahyadin—biasa disapa Cantenk to Tanete—salah seorang senior di HPMB.

Cantenk bilang, selama berHPMB, begitu banyak dinamika yang terjadi di dalamnya. Namun, menurutnya, adalah hal yang normatif dalam berorganisasi.

“Ketika teman-teman masuk di HPMB maka marwa organisasi semakin jelas. HPMB sebagai organisasi kedaerahan selama ini telah berperan aktif dalam mengawal pembangunan di dua kelurahan, 13 desa di Kecamatan Mambi dan Kabupaten Mamasa,” sebut Cantenk.

Ia berharap pada mubes ke-IV ini para kader HPMB dapat memilih ketua yang bisa membawa HPMB menjadi organisasi terdepan di Kabupaten Mamasa, serta semakin getol mengawal pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama, Dewan Penasihat Organisasi, Nurmansyah Rahman Enang dalam sambutannya mengatakan, momentum ini perlu di pertimbangkan karena segala program kegiatan dalam rakernya nanti, itu berawal dari mubes ini.

“Ke depan, harus membuktikan kerja nyata pada penyusunan program kerja yang akan disepakati oleh kader dan pengurus HPMB pada Mubes ke-IV ini,” ujar Nurmawansyah Rahman Enang.

Tokoh muda pegunungan Kabupaten Mamasa yang kini tenaga pamong di Pemkot Makassar ini berharap, kami selaku pengurus Kerukunan Keluarga Besar Mambi (KKBM) di Makassar, bahwa sebagai organisasi yang independen, jangan menjaga jarak dengan stakeholder pemerintahan. Tapi membina jarak. Karena kalian jugalah yang berperan untuk memajukan daerah dan untuk kemaslahatan masyarakat. Jadi harus membina jarak.

“Mubes ke-IV HPMB mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar. Maju mundurnya HPMB ini tanggung jawab kita bersama. Pesan saya, jangan mencari hidup di HPMB, tapi hidupilah HPMB,” tutup cucu Parengnge’ di Rante Mambi ini.

ZULKIFLI

TINGGALKAN KOMENTAR