TRANSTIPO.com, Mamasa – Perayaan Natal 25 Desember 2019 dan Tahun baru 2020 di Kabupaten Mamasa dapat terlaksana dengan baik jika masyarakat tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.
Hal itu dikatakan Ketua Forum Kerukunan Antar Ummat Beragama (FKUB) Kabupaten Mamasa Pendeta Zakaria Sude’, menurutnya, jika kerukunan tetap terjaga dengan baik maka peringatan hari kelahiran Yesus Kristus juru selamat dapat menjadi berkah khususnya bagi ummat kristiani yang ada di Mamasa ini.
Karena itu ia berharap kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mamasa secara umum agar tetap dalam bingkai keharmonisan, saling menghargai dan menghormati antara satu dengan yang lain demi menciptakan suasana kedamaian dan suka cita.
“Kita berharap kerukunan antar umat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Mamasa dapat terus dijaga oleh semua kalangan agar daerah kita ini tetap hidup penuh dengan suka cita,” kata Pdt. Zakaria saat dijumpai, Senin 23 Desember 2019.
Tak lupa juga ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa beserta jajaran yang telah mendukung penuh pelaksanaan perayaan Natal Oikumene.
Hal itu menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyambut hari besar keagamaan, juga menjunjung tinggi perbedaan ditandai dengan tersebarnya poho-pohon Natal di sejumlah titik di Mamasa yang tak kalah menarik perhatian.
“Ini merupakan simbol bahwa persatuan dan kesatuan di Mamasa sangat terjaga dengan baik,” tuturnya.
Dikatakan pula, perjalanan kehidupan kemasyarakatan di Mamasa ini tentram, aman dan terkendali. Itu tidak lepas dari kinerja TNI-Polri yang ada di Mamasa.
Karena itu, ia pun mengapresiasi kinerja TNI-Polri di Mamasa yang dapat terus menjaga situasi dan kondisi di Mamasa secara umum hingga pada setiap pelaksanaan hari besar keagamaan selalu berjalan sesuai dengan harapan bersama.
“Kami ucapkan terimakasih kepada Kapolres Mamasa besarta jajaran dan juga TNI yang terus menjaga daerah kita ini sehingga tetap aman dan terkendali,” pungkasnya.
WAHYUANDI










