Cara Pohon ‘Terima’ Calon ‘Maestro’

1220

Ketika Pohon Tak Terima Politisi

Seharusnya, itu yang pas jadi judul. Tapi kadung judul di atas sudah lebih dulu jadi. Maka isi sajian di bawah seolah ‘menagih’: mana substansi judul itu?

TRANSTIPO.com, Polewali – Musim politik formal yang ramai itu telah hampir tiba. Di depan kita nanti—untuk Polman dan secara nasional tentunya—pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan umum legislatif (Pileg) akan segera berlangsung.

Bagi semua figur, mengenalkan diri dengan caranya masing-masing adalah sah-sah saja. Entah itu untuk berlaga di Pilkada ataupun bagi yang unjuk gigi lagi di Pileg 2019 nanti.

Di Polman misalnya, adalah AJBAR Abd. Kadir. Dia politisi Partai Amanat Nasional. Sudah hampir 10 tahun duduk di legislatif Sulbar. Dia politisi muda, begitulah adanya.

Karena hendak bertarung di Pilkada Polman nanti—dan mungkin pula di Pileg kelak—maka sudah barang layaklah jika ia mengenalkan diri sejak dini, untuk konteks dan pesan-pesan program yang lebih jitu tentunya.

Namun, sayang di balik sayang. Pemasangan gambar untuknya, yang umum disebut baliho atau poster dianggap tak tepat. Gambar-gambar yang dipasang pada pokok pohon dan di atas batangnya itu bukan pada tempatnya.

Tapi sebagai figur yang paham akan ruang berdemokrasi, dan karena itu mafhum akan aturan main dalam berkompetisi yang sehat, maka ia pun ralat semua itu.

Ajbar telah minta maaf atas pemasangan gambarnya di sepanjang jalan di Kecamatan Wonomulyo dan Kecamatan Polewali, Polman, Sulbar. Hal ini telah ia lakukan di laman akun facebooknya. Dan itu sudah dianggap standar untuk sebuah konfirmasi kilat.

Tapi Asri, pegiat lembaga swadaya masyarakat lokal, masih menyinggungnya. Mungkin ia belum puas dengan penjelasan Ajbar di laman medsos itu.

Ketika dihubungi lewat telepon tanpa kabel pada Kamis malam ini (25 Mei), Asri bilang begini.

“Kami bukan mau campuri urusan wilayah Panwas. Tapi dengan memasang poster di pohon itu tak tepat. Hal ini perlu ditertibkan,” kata punggawa lembaga Mitra Lingkungan Hidup ini yang nama sebenarnya Syamsir kepada Burhanuddin HR, kru laman ini.

Jika musim ‘lotre’ telah tiba, berdamailah dengan pohon. Sebab ia tumbuh tanpa kau beri pupuk, kan!

BURHANUDDIN HR/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR