Serah terima jabatan Komandan Distrik Militer (Kodim) 1402/Polmas di Aula Andi Depu Makorem 142/Tatag Mamuju, Senin, 19 Agustus 2019. (Foto: Wahyuandi)

TRANSTIPO.com, Polewali – Setelah dijabat Letnan Kolonel (Letkol) Arh Dedi Setia Arianto, kini Komandan Distrik Militer (Kodim) 1402/ Polmas secara resmi dijabat oleh Letkol Arh Hari Purnomo, seteleh serah terima jabatan di Aula Andi Depu Makorem 142/Tatag Mamuju, Senin 19 Agustus 2019.

Serah terima jabatan Dandim 1402/Polmas dipimpin langsung Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag Kolonel Inf Eventius Teddy Danarto.

Diketahui Letkol Arh Hari Purnomo sebelumnya menjabat sebagai Kabag Binlitbangmat Sdirbinlitbang Pussenarhanud Kodiklatad di Bandung, Jawa Barat.

Danrem 142/Tatag Kolonel Inf Eventius Teddy Danarto mengatakan, serah terima jabatan didalam organisasi TNI-AD ini merupakan bagian dari sistem pembinaan personel yang meliputi Tour Of Duty dan Tour Of Area dalam rangka meningkatkan etos kerja dan pencapaian tugas pokok satuan.

“Kita berharap kepada pejabat baru ini dapat meningkatkan kredibiltas dan profesionalisme bagi para Perwira yang mendapat kepercayaan dari pimpinan untuk mengemban tugas dan jabatannya selaku komandan satuan teritorial,” kata Eventius dalam sambutannya pagi tadi.

Pada kesempatan itu pulah Eventius juga menyampaikan selamat kepada Letkol Arh Dedi Setia Arianto yang menduduki jabatan baru sebagai Pabandya Minturpegada Paban IV/Binpers PNS Spers TNI Mabes TNI Cilangkap di Jakarta.

“Selamat bertugas kepada Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Hari Purnomo dan tetap semangat serta harus berdedikasi dalam melaksanakan tugas dengan bersinergi instansi terkait lainnya di wilayah Polewali Mandar dan Mamasa yang merupakan wilayah teritorial Kodim 1402/Polmas,” katanya.

Dikatakannya, salah satu tugas Kodim adalah mengupayakan pembinaan dan menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh bagi kepentingan pertahanan wilayah.

“Kodim berkewajiban untuk membantu pemerintah daerah bersama-sama dengan seluruh aparat pemerintah daerah, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan komponen bangsa lainnya dalam pembangunan wilayah dan mengatasi kesulitan masyarakat,” tandasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR