Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Dr. Muhammad Idris DP (tengah) saat sedang mengikuti kegiatan Jalan Sehat Nasional di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 29 Juli 2018. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Polewali – Berbilang menit yang lalu, melalui sambungan telepon tanpa kabel, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawsi Barat (Sulbar) Andi Zulkifli Manggasali Siar menjawab konfirmasi kru laman ini terkait agenda mutasi dan pengisian jabatan pelaksana tugas (Plt) pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar.

Ditanyakan terkait waktu pelaksanaan mutasi dan pengisian jabatan itu, dijawab, “Saya belum tahu, saya ini hanya pelaksana. Kalau sudah diperintahkan saya laksanakan.”

Begitu pula soal OPD apa saja yang dalam kapasitasnya terdapat ruang dan posisi yang akan dimutasi serta diisi pejabat baru, Kepala BKD Sulbar mengatakan belum tahu.

“Saya akan koordinasi dulu dengan pak Sekda (Sekprov Sulbar, red). Kan beliau yang lebih tahu soal ini,” kata Andi Zulkifli Manggasali Siar, Senin, 9 Desember 2019, sekitar pukul 13.08 WITA.

Berselang beberapa menit kemudian, di ujung telepon seluler, Sekprov Sulbar Dr. Muhammad Idris DP menyahut: “Bulan Januari (2020), Insya Allah. Mutasi dan pengisian jabatan akan kita lakukan pada bulan Januari.”

Doktor Idris DP juga bilang bahwa pengisian jabatan pada pimpinan OPD di lingkup Pemprov Sulbar yang masih pelaksana tugas (Plt). “Termasuk 4 pimpinan OPD yang masih Plt,” katanya.

Meski tak terinci pada 4 pimpinan OPD apa saja yang akan segera diisi oleh pejabat definitif, tapi berdasar telusur laman ini beberapa hari belakangan, terdapat sejumlah OPD yang pimpinannya masih diisi pejabat sementara alias pelaksana tugas.

4 pimpinan OPD dengan status masih Plt itu, antara lain, Biro Ekbang Setda Sulbar, Biro Umum Setda Sulbar, Biro Tata Pemerintahan, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar.

Biro Umum Sulbar sendiri sudah diduduki oleh Syarifuddin meski dengan status sebagai Plt sudah selama satu setengah tahun. Sedangkan pucuk pimpinan di dua biro lainnya dan Dinas Kelautan dan Perikanan, pengisiannya sejak September 2019 lantaran pejabat sebelumnya dimutasi ke OPD lain.

Penjelasan lainnya dari hasil telusur ini, Kepala Biro Ekbang, Syafaruddin DM yang sebelumnya Sekwan Sulbar dimutasi menjadi Kepala Dinas Kominfo Sulbar. Sementara, sebelumnya Kepala Biro Tata Pemerintahan Sulbar, Abd. Wahab Hasan Sulur dimutasi menjadi Sekretaris DPRD (Sekwan) Sulbar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Parman Parakkasi dimutasi menjadi Staf Ahli Gubernur Sulbar.

Sejak September 2019 itu pula, Plt. Kepala Biro Tata Pemerintahan Sulbar adalah Arianto, Plt. Kepala Biro Ekbang Sulbar adalah Ibu Asmar, dan Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yakni Syamsul Ma’rif.

Tambahan informasi terkait pelaksana tugas (Plt) pada level jabatan tinggi pratama, yakni bunyi surat edara Kepala Badan Kepegawaian Negara(BKN) pada 30 Juli 2019.

Surat Edaran Nomor 2/SE/VII/2019 tentang Kewenangan Pelaksana Harian dan Pelaksana Tugas dalam Aspek Kepegawaian, pada poin 11 berbunyi: “Pegawai Negeri Sipil yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas melaksanakan tugasnya untuk paling lama 3 (tiga) bulan dan dapat diperpanjang paling lama 3 (tiga) bulan.”

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR