Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon, SH, M.Pd. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) untuk menunjukkan kinerja yang baik dengan capaian program di tahun 2018 berkisar di 98 pesen.

Hal ini tidak berbeda jauh dari hasil capaian tahun sebelumnya, 2017. Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPSDM Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon, SH, M.Pd ketika dalam sebuah wawancara dengan laman ini di kantornya pada Jumat, 7 Desember 2018.

“Program untuk tahun ini sudah selesai, dimana capaian yang kami tidak berbeda jauh dari tahun sebelumya yaitu 98 pesen,” terang Dr. Yakub F. Solon, SH, M.Pd

Pada saat wawancara berlangsung, Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Barat Dr. Yakub F. Solon, SH, M.Pd ditemani oleh Sekretaris BPSDM Provinsi Sulawesi Barat Haji Salaluddin.

Apa saja program prioritas BPSDM Provinis Sulawesi Barat pada tahun 2019?

“Untuk program BPSDM Provinsi Sulawesi Barat di tahun 2019 yang menjadi prioritas yaitu, program yang sudah sesuai dengan ketentuan yang ada yakni sekitar 280 formasi BPSDM itu harus dilaksankan, seperti latihan dasar dimana dulu dikatakan prajabatan dan itu untuk provinsi,” jelas Kepala BPSDM Sulawesi Barat.

Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Barat Haji Salaluddin Mandra. (Foto: Ist.)

Ia tambahkan, dengan adanya Peraturan Gubernur tentang Pendidikan dan Latihan (Diklat) satu pintu, maka semua yang akan prajabatan dari setiap kabupaten akan dilaksanakan di Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Di tahun 2019 juga, sebut Kepala BPSDM Sulawesi Barat, kami meminta agar di bangunan lama Rumah Sakit Regional Pemprov Sulawesi Barat dijadikan sebagai gedung Diklat representatif.

Selain itu, Dr. Yakub F. Solon menambahkan, “Di tahun 2019, kami juga programkan tentang Diklat pendalaman tugas anggota DPRD baik di tingkat provinsi maupun kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Barat.”

Ia menjelaskan, untuk pendalaman tugas anggota DPRD kabupaten itu akan diprogramkan di masing-masing instansi terkait. Namum untuk pelaksanaannya itu dilaksakan oleh BPSDM Provinsi Sulawesi Barat.

Sedangkan untuk pendalam tugas di provinsi, sebutnya lagi, diklatnya akan dilaksakan di pusat tetapi yang programkan kami dari BPSDM Provinsi Sulawesi Barat. Advertorial

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR