Pj. Gubernur Sulbar Carlo B Tewu yang didampingi oleh Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin serta para Asisten dan Staf Ahli Gubernur dalam rapat Evaluasi Tindak Lanjut Paparan OPD dan Rencana Launching Gerakan Nasional Revolusi Mental yang berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 4 April 2017. (Foto: Ilham)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Gerakan Nasional Revolusi Mental di Pemprov Sulbar secara resmi akan diluncurkan (Launching) pada 7 April mendatang. Hal itu sesuai  dengan rapat akhir tindak lanjut Gerakan Nasional Revolusi Mental Pokja I dan IV yang berlangsung di Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 2 April 2017.

Sesuai Inpres Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, terdapat lima program di dalamnya: Program Gerakan Indonesia Melayani; Gerakan Indonesia Bersih;  Gerakan Indonesia Tertib; Gerakan Indonesia Mandiri; dan  Gerakan Indonesia Bersatu.

Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin menyampaikan, format Gerakan Nasional Revolusi Mental Pokja Indonesia Bersih kiranya menyeragamkan dalam implementasinya.

“Ini akan diluncurkan secara resmi pada 7 April 2017 di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, dan akan diimplementasikan mulai 2 Mei 2017,” kata Ismail Zainuddin.

Ismail menambahkan, setiap pokja wajib melaunching satu kegiatan program terkait revolusi mental di bidangnya masing-masing. Pada prinsipnya, lanjut Ismail, kegiatan tersebut diharapkan sebagai salah satu lokomotif kegiatan demi terciptanya maksimalisasi dan suksesnya launching tersebut.

“Pada prinsipnya bagaimana kita memilih salah satu lokomotif kegiatan kita di tahun ini dan kiranya dilaksanakan. Kita upayakan 7 April kita launching untuk memberikan layanan kesehatan. Jika memungkinkan kita laksanakan dengan mobil keliling lengkap dengan buku-buku bacaan,” beber Ismail.

Kepala Inspektorat Sulbar Suriadi, selaku Koordinator Pokja I, menjabarkan sepuluh program Indonesia Melayani, yaitu:

Program pembinaan dan pengembangan aparatur; Peningkatan penegakan disiplin aparatur pemerintah dan penegakan hukum; Penyempurnaan standar pelayanan dan sistem pelayanan yang inovatif e-government; Penyempurnaan sistem manajemen kinerja ASN; Peningkatan perilaku pelayanan publik, yang cepat transparan, akuntabel dan responsive; Penyempurnaan perundang-undangan; Penyederhanaan pelayanan birokrasi; Peningkatan penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan publik; Peningkatan penegakan hukum dan aturan di bidang pelayanan publik penerapan sistem penghargaan dan sanksi beserta keteladanan pimpinan.

Untuk launching Gerakan Nasional Revolusi Mental direncanakan diikuti kurang lebih 7.000 orang, terdiri dari 3.000 orang ASN, 4.000 orang masyarakat dan undangan. Pada launching tersebut akan diberikan pelayanan kesehatan, jika memungkinkan mobil keliling lengkap dengan buku-buku bacaan agar turut  menyemarakkan kegiatan tersebut.

Dalam rapat tindak lanjut yang berlangsung di ruang Asisten Administrasi Pemprov Sulbar, Djamila Haruna, menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Launching Gerakan Nasional Revolusi Mental akan dirangkaikan dengan Launching Gerakan Sulbar Bersih dengan jalan santai.

FARID/HUMAS PEMPROV SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR