Tampak dua orang warga yang menjadi peserta PWI Peduli kegiatan operasi katarak yang dipusatkan di RSUD Curup, Kabupaten Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, 13-14 September 2019. (Foto: PWI Pusat)

TRANSTIPO.com, Curup – Rektor Universitas Yarsi Jakarta Prof dr Fasli Jalal, Ph.D mengapresiasi PWI Peduli Pusat atas dukungan dan kerja samanya dalam kegiatan operasi katarak dan sunatan massal masyarakat di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, 13-14  September 2019.

Fasli mengemukakan hal itu dalam sambutan pembukaan kegiatan bakti sosial di halaman RSUD Curup, Jumat, 13 September 2019. Acara yang dibuka resmi oleh Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi itu, antara lain dihadiri ratusan pasien operasi katarak dan keluarga mereka dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

“Kami mengcapkan terima kasih dan penghargaan kepada PWI Peduli Pusat atas dukungan dan kerjasamanya dalam pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini,” kata Fasli.

Mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional juga mengapresiasi Pemkab Rejang Lebong dan Badan Musyawarah Masyarakat Bengkulu di Jakarta atas kerja sama kegiatan bakti sosial yang merupakan tahun kedua mereka berkolaborasi menyelenggarakan bakti sosial di Bengkulu.

Tahun lalu, seperti disebutkan dalam rilis yang diterima transtipo, bakti sosial diadakan di Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Rektor Universitas Yarsi Jakarta Prof dr Fasli Jalal, Ph.D mengapresiasi PWI Peduli Pusat atas dukungan dan kerjasamanya dalam kegiatan operasi katarak dan sunatan massal masyarakat di Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, 13-14 September 2019. (Foto: PWI Pusat)

Ada empat kegiatan bakti sosial yang digelar di Curup. Pertama, operasi katarak yang berlangsung Jumat-Sabtu, 13-14 September 2019. Jumlah peserta yang mendaftar mencapai 138 orang, padahal kuota yang ditargetkan panitia 100 orang.

Kedua, khitanan atau sunatan massal yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 September 2019. Hingga sehari sebelum pelaksanaan, jumlah peserta yang terdaftar 68 anak. Panitia masih membuka pendaftaran peserta sunatan massal itu hingga hari pelaksanaan kegiatan tersebut. Panitia menyiapkan sarung, peci, dan uang santunan bagi anak-anak yang dikhitan.

Kedua kegiatan layanan kesehatan gratis bagi warga Rejang Lebong itu dipusatkan di RSUD Curup.

Ketiga, penyuluhan kesehatan dan bela negara yang melibatkan 200 peserta dari kalangan pemuda. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 14 September 2019.

Keempat, penyuluhan tentang Dana Desa yang melibatkan 250 peserta dari kalangan kepala desa dan perangkatnya yang juga dilaksanakan Sabtu.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR