Langit Manakarra Bersaksi, UAS Datang Tuntun Sholawat

885
UAS sampaikan ceramah agama di Topoyo, Mateng, Sabtu, 5 Agustus 2023. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Uztad Abdul Somad atau UAS datang di Bumi Manakarra. Pada Jumat siang, 4 Agustus, UAS kali pertama menjejak tanah Mamuju, Sulawesi Barat.

Malamnya UAS menyampaikan Tauziah Keagamaan di hadapan ribuan warga Mamuju di Anjungan Pantai Manakarra.

Setelahnya, UAS bergerak ke Bumi Lallak Tassisara, Mamuju Tengah (Mateng).

Setibanya di Mateng, UAS menyampaikan Dakwah pada acara Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Masjid Raya Nurul Hidayah Topoyo, Sabtu, 5 Agustus 2023.

Panitia pelaksana Tabligh Akbar tersebut memilih tema ‘Merajut Ukhuwah Dalam Keberagaman’.

Terpantau, di dalam dan luar masjid terbesar di Mateng ini tumplek ribuan orang.

Namun pihak keamanan dari kepolisian dan pihak berwenang terus berusaha mengamankan UAS dari kerumunan ribuan jamaah.

Sejak tiba di Topoyo hingga memasuku masjid, UAS dijaga ketat olek pihak kepolisian dari Polres Mateng.

Dalam ceramahnya, UAS menyampaikan bahwa kehadirannya di Mateng semata-mata hanya karena mencari keridhoan Allah SWT.

“Kedatangan kami di sini hanya semata-mata mencari Ridho Allah SWT, dari rumah melangkahkan kaki keluar: bismillah, Ya AlLah, saya melangkahkan kaki ini hanya semata-mata untuk mencari Ridhomu, termasuk Tablikh Akbar hari ini,” ujar UAS.

Uztad yang bergelar Datuk Seri Ulama Setia ini berpesan agar kerukunan antarumat beragama tetap dijaga.

“Di Mateng ini terkenal dengan beragam suku, budaya, serta agama,” ujar UAS.

Kepada lelaki yang telah berkeluarga, UAS sampaikan, agar para lelaki pandai-pandai menjaga perasaan sesama, terlebih bagi lelaki yang telah memiliki pasangan, agar pandai menjaga perasaan istrinya.

“Perempuan itu hatinya lembut jadi para suami harus pintar-pintar menjaga perasaan istrinya,” ujar UAS.

Penyampaian itu, dari hadirin terutama di barisan perempuan dan ibu-ibu, disambut gembira mendengar perkataan UAS tersebut.

“Betul pak ustad,” teriak salah seorang Ibu separuh baya di dalam masjid.

Selama tak kurang 60 menit lamanya UAS menyampaikan ceramah dan ditunggui dengan sabar dan ikhlas oleh ribuan warga Mateng.

Dari Topoyo, UAS bertolak ke Majene dan Polewali Mandar (Polman).

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini