Solusi Terbaik PDAM Mesti Jadi UPTD

2280

TRANSTIPO.com, Pasangkayu – Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Mamuju Utara, Sumarlin menyampaikan PDAM yang menjadi penyupali air bersih di ibukota Pasangkayu sebaiknya dijadikan UPTD terlebih dahulu.

Kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini, ia mengatakan berbagai persoalan PDAM Pasangkayu terkait pelayanan terhadap masyarakat tentu tidak bisa diambilalih.

Mengingat kata dia, PDAM itu dikelola Perusahaan Daerah (Perusda) yang dituntut mampu berdiri sendiri dari Pemda.

“Meski Cipta Karya menaungi air baku bersih, tapi di sini tak punya hak intervensi terhadap PDAM,” jelasnya.

Ia pun dingin menanggapi terkait kondisi PDAM yang kini memprihatinkan. Apalagi sebagian besar warga Pasangkayu tidak lagi merasakan air bersih dari PDAM sebab alat bor dari penampungan air di wilayah Bulu Cindolo rusak berat.

Lanjut dia, PDAM semestinya dapat membiayai kebutuhan sendiri tanpa bantuan Pemda lagi seperti pembayaran gaji karyawan hingga kerusakan alat.

Ketika tidak mampu menangani persoalan ini, maka sebaiknya PDAM dijadikan UPTD terlebih dahulu. Setelah pembiayaan kerusakan mulai stabil baru diserahterimakan kembali menjadi milik Perusda.

“Jika dijadikan UPTD tentu kami bisa bantu, ya, kalau tidak bisa mau ambil dana dari mana memperbaiki kerusakan alat ini,” pungkasnya.

FIRMANSYAH/ARHAM BUSTAMAN Editor

TINGGALKAN KOMENTAR