Tunda Daftar CPNS, Formasi Sulawesi Barat Belum Tuntas

4329

TRANSTIPO.com, Mamuju – Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Provinsi Sulawesi Barat belum menemui titik terang. Pasalnya, jadwal awal penerimaan CPNS yang telah diinformasikan oleh pihak terkait yang berwenang pada Juli lalu masih tertunda hingga batas yang belum ditentukan.

Diwawancarai terkait penerimaan CPNS pada Selasa, 24 Juli, di Mamuju, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Barat Amujib mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan rapat koordinasi di kementerian, dan sampai saat ini website resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan website resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait penerimaan CPNS, sampai saat ini itu belum diumumkan.

“Saya harap kepada seluruh masyarakat, jika ada informasi terkait penerimaan CPNS yang ada di media sosial atau media elektronik, tolong agar hanya memercayai website resmi Kementerian PAN-RB dan website resmi BKN,” terang Amujib.

Ia tambahkan, jika informasi melalui website resmi Kementerian PAN-RB dan BKN itu merupakan informasi valid, dan bila ada informasi selain dari itu tolong dikonfirmasi ke instansi terkait dalam hal ini BKD Sulawesi Barat.

Kapan jadwal resmi penerimaan CPNS?

“Sampai saat ini belum ada jadwal. Tapi memang agenda yang sudah pernah disusun di kementerian itu di bulan Juli. Tapi itu menjadi konsep awal jika formasi yang kita kirim disetujui. Namun sampai sekarang formasi yang dikirim belum ada jawaban turun, sehingga jadwal atau rencana kerja yang disusun kementerian juga akan ikut bergeser,” jelas Amujib, menjawab pertanyaan kru laman ini.

Dan, sampai sekarang, urai Amujib, formasi CPNS untuk Sulawesi Barat belum diturunkan, apa itu disetujui atau tidak oleh kementerian.

Amujib mengaku kalau dirinya tidak bisa berjanji kapan akan keluar pengumuman itu.

“Pesan saya kepada masyarakat agar tidak memercayai selain dari website resmi kementerian PAN-RB dan BKN. Jika ada informasi selain dari itu, sekali lagi mohon dikonfirmasi ke instansi terkait,” ujarnya.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR