Beberapa ekor sapi makan rumput di taman atau pekarangan dalam Kantor Gubernur Sulbar. Gambar, Kamis siang, 27 Juli 2017. (Foto: Sarman SHD)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Penekanan birokrasi disiplin dan lingkungan bersih, tampak benar secara kasat mata ketika belum sepekan Carlo Brix Tewu bekerja sebagai Penjabat Gubernur Sulbar, Januari 2017 lalu.

Pada pekan pertama hingga pekan kedua di Januari itu, Gubernur Carlo inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah kantor-kantor OPD dalam lingkup Pemprov Sulbar, lengkap dengan face area pekarangannya.

Tak hanya itu. Di luar ruang pun—yang masih dalam lingkup perkantoran Pemprov Sulbar—tak lupa jadi sasaran inspeksi jenderal berbintang dua, di kala itu.

Perubahan kemudian tampak menyolok. Tingkat kedisiplinan aparatur di provinsi ini meningkat drastis—ini mungkin pengaruh dari latar belakang Inspektur Jenderal (Irjen) Carlo Tewu sebagai perwira aktif di Kepolisian RI (Polri).

Sebagai jenderal polisi, sudah umum diketahui jika dia sangat concern pada pola kerja yang disiplin dan tingkat kebersihan lingkungan yang selalu dijamin mewujud nyata.

Demi kebersihan itulah, sehingga Carlo Tewu amanahkan kepada Polisi Pamong Praja Pemprov Sulbar untuk tegakkan aturan, bahwa tempat parkir kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat haruslah berada pada posisi yang telah disiapkan.

Halaman kantor-kantor utama hanya boleh ditempaati parkir kendaraan berpelat merah-dinas, yang telah diatur.

Kendaraan biasa—milik staf dan tamu umum—harus berada di tempat parkir permanen. Begitu pula dengan kendaraan motor. Jika ada yang melanggar, atau memarkir kendaraannya di tempat bukan syarat, “Kami akan kempeskan ban kendaraannya pak,” kata salah seorang Polisi Pamong kepada laman ini pada pekan kedua Januari lalu.

Begitu pula dengan pohon yang kelewat rindang batang-batangnya, dan telah menjalar ke ruang lepas, yang tampak mengganggu pemandangan terbuka hijau, ditebang. Atau katakanlah dirapikan.

Pada Januari itu, beberapa hari lamanya ditebang batang-batang pohon dalam lingkup Pemprov Sulbar.

Kini, atau sejak tengah Mei lalu, Carlo Tewu telah usai melaksanakan tugas sebagai Pj. Gubernur Sulbar. Dan, gubernur baru Sulbar telah terlantik.

Sapi masuk pekarangan Kantor Pemprov Sulbar, adalah hal yang tak dibolehkan oleh Carlo Brix Tewu dulu.

Tapi pada siang tadi, Kamis, 27 Juli 2017, tampak benar beberapa ekor ternak sapi menikmati makanan rumput begitu lapang dan tak terusik di dalam pekarangan, tak jauh dari dua sisi bangunan kantor OPD Sulbar.

Menjaga lingkungan kantor dari ternak piaraan warga sekitar kantor tentu layak kembali digalakkan. Agar kotoran ternak tak menumpuk di pekarangan kantor yang megah menterang itu.

Cara ringannya, rumput-rumput segar yang tumbuh di sejumlah dataran dasar taman perlu digunting secara rutin agar tak semerbak, yang membuat ternak sapi—atau mungkin pula kambing dan kuda kepincut terus ke sana. Padahal, di situ bukan kandangnya.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR