Samiran (kiri), Ketua KONI Kabupaten Mamuju yang baru. Samiran terpilih secara aklamasi dalam Musrokab KONI Mamuju pada Sabtu, 22 Juli 2017. (Foto: Humas)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Mengantongi 12 rekomendasi dari 20 cabang olahraga (cabor) yang memiliki kepengurusan dan hak suara dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musrokab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Mamuju, Samiran akhirnya ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua KONI Mamuju.

Musrokab KOMI Mamuju berlangsung pada Sabtu, 22 Juli 2017. Samiran akan Memimpin KONI Mamuju hingga tahun 2022.

Amri Chalik P. Tjabai, ketua penjaringan Musrokab menegaskan di arena forum yang dihadiri oleh lebih dari 2/3 kepengurusan cabor, beberapa nama yang telah mendaftarkan diri ternyata hanya Samiran yang memenuhi syarat administrasi.

Hal itulah, kata Amri, sidang yang dipimpin oleh Jaharuddin—perwakilan cabor pencak silat—kemudian menetapkan secara aklamasi Samiran sebagai Ketua KONI Kabupaten Mamuju.

Samiran terpilih dengan menggantikan M. Sain Iba yang telah dinyatakan demisioner.

Samiran mengatakan, akan segera mempelajari segala program yang telah dilakukan oleh pengurus lama dan akan melakukan pembenahan.

“Yang paling pokok, target saya ke depan, kita harus memiliki sport center sebagai sarana pemusatan latihan olahraga,” janji Samiran.

Untuk mengoptimalkan target tersebut, kata Samiran, dirinya dan pengurus baru akan lebih mengintensifkan komunikasi dengan pihak eksekutif dan legislatif agar pengalokasian anggaran dapat lebih ditingkatkan.

“Yang pasti, Mamuju harus jadi barometer peningkatan perestasi olahraga,” kata pria yang saat ini bekerja sebagai ASN di Pemprov Sulbar.

Ketua Harian cabor Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Mamuju, Firmansyah mengungkapkan, kita berharap pengurus KONI yang baru dapat lebih memperbaiki prestasi olahraga di Mamuju.

Menurut Firmansyah, mengingat potensi yang dimiliki Mamuju sangat besar. Hal utama yang harus dibenahi adalah peningkatan sarana dan prasarana tiap cabor.

“Kami pernah mengikuti event setingkat nasional dan hasilnya ada atlet kami yang lolos hingga semi final. Ini merupakan barometer potensi yang harus kita kembangkan dan dijaga,” kata Firmansyah.

HUMAS PEMKAB MAMUJU

TINGGALKAN KOMENTAR