Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar (kiri) bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Barat Maddareski Salatin saat pembukaan Job Fair 2018 di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Selasa, 6 Maret 2018. (Foto: Arisman)

ABM tegaskan pengusaha pekerjakan orang-orang daerah Sulawesi Barat sendiri.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Salah satu cara mengurangi jumlah penganguran di provinsi ke-33 di Indonesia ini, Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Barat menggelar Job Fair 2018.

Job Fair atau bursa kerja ini dilaksanakan mulai 5–7 Maret 2018, diadakan di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Sulawesi Barat. Dibuka dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore.

Ajang bursa karier diminati banyak masyarakat Sulawesi Barat. Dari pantauan kru laman ini, yang mendatangi tempat Job Fair adalah para pencari kerja usia muda produktif, kisaran 20-25 tahun.

Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar yang hadir membuka ajang pencarian kerja ini.

Seusai membuka Job Fair ini, Ali Baal Masdar juga meluncurkan situs web resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat: www.blogabmsulbar.com.

Dalam acara ini turut hadir Ketua DPRD Sulawesi Barat Hj. Amalia Fitri Aras, Perwakilan Polda Sulawesi Barat, Perwakilan Korem 142/Tatag, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Barat Maddareski Salatin, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Gubernur Ali Baal Masdar berharap agar Job Fair atau  lowongan kerja ini betul-betul diberikan kepada mereka sesuai dengan bidang atau keahlian yang ia miliki.

“Saya juga berharap kepada pihak swasta agar konsisten terhadap karyawannya, di mana mereka harus merekrut karyawan yang benar-benar orang-orang di Sulawesi Barat, bukan dari provinsi lain,” kata Ali Baal Masdar.

Ali Baal tekankan, “Para pihak harus konsisten memberikan kesempatan kerja kepada mereka yang benar-benar merupakan orang Sulawesi Barat.”

Olehnya itu, sambung Ali Baal, selaku Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengapresiasi kegiatan ini.

“Dengan kegiatan ini juga diharapkan angka pengangguran di Sulawesi Barat berkurang sedikit demi sedikit,” tutup Ali Baal Masdar.

Para pencari kerja di arena Job Fair 2018, d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Selasa, 6 Maret 2018. (Foto: Arisman)

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Barat Maddareski Salatin dalam sambutann mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan para pencari kerja mendapatkan pekerjaan tanpa harus susah payah datang ke kantor  perusahan. Dan, sebaliknya perusahaan akan mendapatkan tenaga kerja yang dibutuhkan sesuai dengan job yang tersedia.

“Dengan pameran kesempatan kerja atau Job Fair ini akan dengan mudah masyarakat Sulawesi Barat dapat mencari pekerjaan sesuai dengan job yang tersedia (lowongan kerja yang ada). Ini akan menguranggi tingkat pengangguran di Sulawesi Barat,” terang Maddareski Salatin.

Menurut Maddareski, perusaahan yang ikut Job Fair 2018 sebanyak 23 perusahaan. Hingga Selasa, 6 Maret, peserta pelamar kerja sudah mencapai 2.000 orang.

“Target kami hanya 1.000 peserta, namun ternyata sampai sekarang jumlah pencari kerja itu sudah masuk di angka 2.000 orang. Mungkin akan bertambah,” tutup Maddareski Salatin.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR