Hj. Sitti Sutinah Suhardi Duka, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju dalam waktu dekat ini akan mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) terkait Retriburi Pelayanan Tera/Tera Ulang yang baru disahkan oleg DPRD Mamuju, kemarin.

Ditemui di ruang kerjanya pada Jumat pagi, 22 Februari 2019, Kepala Dinas Perdagangan Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi mengatakan, pihaknya bersyukur sebab Ranperda Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang telah menjadi Perda.

“Untuk menjadikan Perda ini melalui proses yang sangant panjang. Alhamdulillah Perda Restibusi Pelayanan Tera/Tera Ulang sudah diketuk kemarin (Kamis, red). Kami (Dinas Perdagangan Mamuju) akan segera melakukan sosialisasi kepada pelaku-pelaku usaha yang menggunakan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP),” ujar Hj. Sitti Sutinah Suhardi.

Ia mengatakan, jumlah pelaku usaha yang berpotensi dikenakan tarif retribusi pelayanan tera-tera ulang di Kabupatean Mamuju itu banyak, namun untuk saat ini perusahaan yang tiap tahun kami tera memang fokus ke perusahaan besar, seperti Passokkorang, KMP, dan SPBU yang memang memiliki alat UTTP.

“Jumlah perusahan yang datang menera itu jumlahnya sedikit, tapi potensi pengusaha di Kabupaten Mamuju untuk ditera sangat banyak,” sebut Sutinah.

Ia berharap, dengan adanya Perda terkait tera ini, Dinas Perdagangan Mamuju dapat menambah pendapan asli daerah (PAD), dan masyarakat juga sadar terkait keakuratan timbangan yang mereka gunakan. (Tayangan ini Dikerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju)

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR