Pertemuan penerima PKH 2019 di Kantor Bupati Mamuju, Sabtu, 30 Maret 2019. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sejumlah warga dari kalangan ibu-ibu yang tergabung dalam peserta bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pada Sabtu, 30 Maret 2019, menggelar pertemuan di Kantor Bupati Mamuju.

Pertemuan tersebut diadakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Lufti Muis dan sekretarisnya Muhammad Hasrul, koordinator Penerima PKH Kabupaten Mamuju Irham dan sekitar puluhan ibu-ibu dari Kecamatan Mamuju sebagai peserta penerima PKH.

Terpantau, pertemuan itu tidak seperti biasanya, pasalnya kegiatan yang dilakasanakan pada hari libur dan tidak ada pemasangan spanduk atau baliho saat acara berlangsung. Selain itu kegiatan tersebut dihadiri Muhammad Jayadi, salah seorang pengurus partai politik yang juga diketahui terdaftar sebagai Caleg untuk DPRD Sulawesi Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Mamuju.

Diwawancarai usai kegiatan, koordinator PKH Kabupaten Mamuju Irham mengatakan, kedatangan pak Jayadi tadi itu sebagai pembicara dalam kapasitasnya sebagai pengacara.

“Saya tidak tau juga, cuma kata pak Sekretaris Dinas Sosial Muhamad Hasrul akan ada nanti pembicara dan kapasitasnya sebagai pengacara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamuju,” terang Irham.

Irham juga mengungkapkan, kegiatan ini Dinas Sosial Mamuju yang mengadakan dan kami juga diundang untuk melakukan sosialisasi ini. “Secara pribadi saya tau yang berbicara itu tadi pak Jayadi, ia memang pengacara,” aku Irham.

Diketahui dari Data koordinator PKH Kabupaten Mamuju Irham untuk Kabupaten Mamuju jumlah penerima PKH tahun 2019 sebanyak 7.111 orang yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Mamuju.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Lufti Muis mengungkapkan, kegiatan ini kita lakukan hari Sabtu karena mengingat setiap hari kerja banyak kegiatan yang harus dilakukan.

“Tujuan kita melakukan pertemuan, kita ingin agar bagaimana masyarakat dapat membantu kita dalam hal pendataan, agar masyarakat yang sudah merasa mampu suapaya legowo supaya bantuan PKH ini dapat tepat sasaran,” ungkap Lufti Muis.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR