Warga tewas terseret Ombak di Pantai Datok Topoyo, berhasil dievakuasi Tim Sar gabungan, Kamis 2 Januari 2020 pagi tadi. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Seorang lelaki bernama Wayan (30), warga Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) terseret Ombak di Pantai Datok, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Setelah hilang berjam-jam, korban ditemukan Tim Sar gabungan Polres Mateng, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas serta warga sekitar.

Dikabarkan korban hilang sejak Rabu 1 Januari 2020 (kemarin red) sekira pukul 16:00 wita di Pantai Datok Topoyo saat tengah menikmati liburan awal tahun 2020.

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim Sar Kamis 2 Januari 2020 sejak pagi tadi, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Tobadak untuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

“Tadi pagi kami mulai lakukan pencarian bersama Tim Sar gabungan dibantu masyarakat, akhirnya ditemukan tapisudah tidak bernyawa,” kata Kapolres Mateng AKBP Zakiy saat dikonfirmasi, Kamis 2 Januari 2020 pagi tadi.

Dikatakan Zakiy, saat dilakukan pencarian di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Tim Sar gabungan sempat mengalami kesulitan akibat angin kencang disertai ombak besar.

“Sehingga pencarian dilakukan secara berulang-ulang baru korban ditemukan,” jelasnya.

Berkait hal tersebut, AKBP Zakiy mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati saat liburan di pantai apalagi dengan kondisi cuaca seperti saat ini.

“Sebaik kalau cuaca buruk kurangi berwisata di pantai karena sangat rawan dengan cuaca ekstrem saat ini,” tandasnya.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR