Kepala Desa Saluadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Ardi Priyanto, Amd.Kep membuka Seminar Desa yang digelar oleh mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Gelombang VIII yang berasal dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). (Foto: Istimewa)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Kepala Desa Saluadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Ardi Priyanto, Amd.Kep membuka Seminar Desa yang digelar oleh mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Gelombang VIII yang berasal dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Seminar Desa tersebut berlangsung di aula Kantor Desa Saluadak pada Selasa 24 Juli 2019.

Dalam sambutannya, Ardi Priyanto,Amd.Kep sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya program-program kegiatan dari para mahasiswa yang melakukan KKN di desanya tersebut.

“Kegiatan Seminar Desa dari mahasiswa Unsulbar kali ini kita dukung sepenuhnya, dimana kita sama-sama sudah mendengar pemaparan dari adek-adek mahasiswa tentang program-program yang akan mereka laksanakan di Desa ini selama 40 hari ke depan,” ujar Ardi Priyanto, Amd.Kep.

Ia berharap sekaligus meminta agar peran serta masyarakat, pemuda, tokoh agama, pendidik, pihak Puskesmas, maupun pihak Pemerintah Desa dapat bekerjasama dan dapat bersinergi dengan baik, agar nantinya program-program yang dibawa oleh anak-anak mahasiswa ke desa kita dapat terwujud serta terlaksana dengan baik.

Foto bersama antara Kepala Desa Saluadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Ardi Priyanto, Amd.Kep dan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Gelombang VIII yang berasal dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). (Foto: Istimewa)

Selain itu, Ardi Priyanto, Amd.Kep menambahkan, selama 40 hari ini juga kami siap untuk memfasilitasi anak-anak mahasiswa berupa kendaraan bermotor untuk nantinya mempermudah bagi para mahasiswa kita melakukan kegiatannya, karena kegiatan yang akan mereka lakukan untuk kepentingan warga Desa Saluadak juga.

Ia juga berharap agar para mahasiswa yang lagi KKN dapat memaklumi kondisi yang ada di Desa Saluadak karena masih sangat minim. Menurut Ardi Priyanto, Amd.Kep, di desa ini masih dalam tahap pembenahan baik dari sarana prasarana maupun fasilitas lainnya.

Ardi juga berharap agar para mahasiswa yang lagi KKN dapat memetik kesan yang baik di Desa Saluadak. Menurut Ardi warga di desanya sangat ramah dan rasa kekeluargaan warganya sangat kental meskipun banyak perbedaan suku maupun agama, tetapi persatuan warganya sangat terlihat.

“Alhamdulilah, tahun ini program anggaran desa kita sudah berjalan, termasuk pembangunan rabat beton dan talud jalan,” tutup Ardi Priyanto, Amd.Kep. Advertorial

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR