Ki-ka: Kepala Seksi Ketenagaan Dikbud Mateng, Bakri P. Rusli, Kabid Ketenagaan Abdullah Kalu, Kadis Dikbud Mamuju Tengah Busdir, dan Abdul Rahman, Topoyo, Jumat, 11 Mei 2018. (Foto: Ruli Syamsil)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melakukan ujian kompetensi bagi guru Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Kepala Sekolah, dan Pengawas.

Ujian seleksi guru berprestasi tersebut berlangsung selamaa sehari yang dilaksanakan di Wisma Widya Buah, Topoyo, Jumat, 11 Mei 2018.

Kegiatan ini dibuka leh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamuju Tengah Busdir. Hadir pula Kepala Bidang Ketenagaan Abdullah Kalu serta staf, di antaranya Kepala Seksi Ketenagaan Bakri P. Rusli, dan Kepala Seksi PAUD Abd. Rahman.

“Ujian seleksi guru berprestasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru, kepala sekolah, dan pengawas. Kita juga berharap agar guru dan pengawas serta kepala sekolah yang berprestasi ini dapat memberikan motivasi manfaat kepada anak-anak didik,” kata Busdir.

Busdir menjelaskan, seleksi yang dilakukan pihaknya merupakan kegiatan rutin setiap tahun. Selain mencari siapa yang berprestasi, hal penting adalah bisa menambah SDM mereka dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Mamuju Tengah.

Guru, kepala sekolah dan pengawas saat mengikuti ujian seleksi guru berprestasi se-Kabupaten Mamuju Tengah tahun 2018, Topoyo, Jumat, 11 Mei 2018. (Foto: Ruli Syamsil)

“Mereka atau guru yang lolos seleksi sebagaii guru berpresrasi di tingkat kabupaten ini selanjutnya akan mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Jika ada guru kami yang berhasil di tingkat provinsi, mereka dipastikan akan mengikuti upacara bendera pada HUT Proklamasi pada 17 Agustus 2018 di Istana Negara,” ujarnya.

Sementara, Kabid Ketenagaan Abdullah Kalu yang didampingi Kasi Ketenagaan Bakri P menambahkan, materi ujian pada seleksi guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi ini di antaranya, pengetahuan umum dan pedagogik guru.

“Peserta yang mengikuti seleksi tingkat kabupaten ini sebanyak 50 orang,” ujar Abdullah.

RULI SYAMSIL/ ISHAKA MUH. TOIB

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini