Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mamasa, Muhammad Sapri saat menghadiri Musrembang di Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis 20 Februari 2020. (Foto : Istimewa)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan dan sejumlah stakeholders di tingkat kabupaten.

Kegiatan itu, untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan berdasarkan hasil Musrenbang desa dan kelurahan, untuk menyepakati rencana kegiatan lintas desa di kecamatan yang bersangkutan.

Segala usulan masyarakat melalui Murembang kecamatan, akan dijadikan dasar penyusunan rencana pembangunan kecamatan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada tahun 2021 mendatang.

Musrenbang kecamatan dilakukan setiap tahun pada bulan Februari di 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sebagai rencana pembangunan kecamatan serta masukan untuk Renja SKPD.

Berkaitan dengan hal tersebut Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mamasa Fraksi PKB Muhammad Sapri mengatakan, kegiatan yang di gelar oleh pemerintah deerah ini bertujuan untuk menyerap aspirasi secara langsung, yaitu melalui program kerja pemerintah daerah tingkat kecamatan dan desa.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mamasa Fraksi PKB, Muhammad Sapri saat hadir dalam Musrembang di Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis 20 Februari 2020. (Foto: Istimewa)

Sapri berharap, agar seluruh peserta dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mamasa benar-benar serius mengikuti proses ini hingga selesai.

Selain itu, Sapri juga mengharapkan isu – isu pengentasan kemiskinan menjadi salah satu prioritas dalam Musrembang untuk di rumuskan, karena kata dia, hal itu tidak akan bertentangan dengan visi – misi pemerintah daerah Kabupaten Mamasa.

“Yang jelas semua aspirasi yang dirumusukan ini akan di lanjutkan ke tingkat kabupaten, agar perencanaan pembangunan tahun 2021 bisa bersinergi” kata Muhammad Sapri, saat menghadiri Musrembang di Kecamatan Rantebulahan Timur, Kamis 20 Februari 2020, kemarin.

Lanjut Sapri mengatakan, kehadirannya dalam Musrembang itu, sebagai bentuk pertanggung jawaban sosial dan kecintaan terhadap masyarkat Rantebulahan Timur, yang telah memberikan amanah sebagai wakil rakyat untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, di wilayah konstituennya.

“Semua program usulan prioritas saya akan siap mengawalnya dan memastikan bahwa usulan tersebut betul-betul terkafer di tingkat musrembang kabupaten dan terinput di Bappeda,” kata Muhammad Sapri kepada Transtipo.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR