Reskianto Taula'bi Kia, Kader PDIP Mamasa, pendaftar pembuka sebagai balon Bupati Mamasa di Sekretarian DPC PDIP Mamasa, Senin, 15 Mei 2017. (Foto: Frendy)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamasa periode 2018 – 2023 telah dimulai. Senin kemarin, 15 Mei, adalah hari pertama tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) itu.

Tahapan pembuka Pilgub Mamasa ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh DPC PDI Perjuangan Mamasa. Partai ini memang telah membuka pendaftaran bagi calon pemimpin Mamasa pasca periode Ramlan Badawi berakhir.

Di hari pertama pendaftaran ini, partai berlambang kepala banteng moncong putih itu langsung kedatangan tamu.

Salah satunya adalah Reskianto Taula’bi Kia. Lelaki Mamasa ini datang ke Sekretariat DPC PDI Perjuangan Mamasa untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Mamasa 2018 mendatang. Ia diantar oleh ratusan massa pendukungnya.

Wakil Ketua Kadernisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Mamasa​, Yusak Nole Lolang mengungkapkan, saat dibuka pendaftaran bakal calon (Balon) Bupati dan  Wakil Bupati Mamasa  dibuka, Reskianto Taula’bi Kia—kader PDI Perjuangan—sebagai pedaftar pertama, pembuka.

Menurut Yusak, berkas yang dimasukkan akan disampaikan ke dewan pimpinan daerah (DPD) dan sekaligus diteruskan ke dewan pimpinan pusat (DPP) partai di Jakarta.

“Keputusan tentang arah dukungan PDI-P di Pilbup Mamasa akan ditentukan oleh DPP PDI-P,” kata Yusak.

Sementara Reskianto mengatakan, terkait apakah dirinya akan maju sebagai bakal calon bupati atau wakil bupati, pihaknya belum mengambil sikap.

“Yang saya siap mengikuti kompetisi politik yang akan datang. Pada prinsipnnya mengenai posisi akan maju sebagai calon bupati atau wakil bupati,  itu akan kita sampaikan dalam waktu mendatang. Semua mekanisme dalam partai tetap akan diikuti dan dihormati,” kata Reskianto.

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR