Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dalam rangka memperingati Hari Jadi ke - 18 Kabupaten Mamasa, Rabu 11 Maret 2020. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Peringatan Hari Jadi ke – 18 Kabupaten Mamasa, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) besrte Pemerintah Daerah (Pemda), menggelar Rapat Paripurna, di Tribun Lapangan Kondosapata, Rabu 11 Maret 2020.

Pada momentum peringatan Hari Jadi ke – 18 Kabupaten Mamasa, Bupati Mamasa H. Ramlan Badawi menyampaikan keberhasilan yang dicapai Pemerintah Daerah (Pemda), selama dalam 18 tahun.

Ramlan Badawi menyampaikan, pihaknya telah melakukan pembangunan dibidang infrastruktur jalan sepanjang 33,64 kilometer, yakni jalan menuju ibu kota kecamatan dan telah membangun ruas – ruas jalan untuk membuka isolasi wilayah. Sehingga, seluruh akses menuju ibu kecamatan sudah dapat dijangkau kendaraan, baik roda empat maupun roda dua.

Ramlan menjelaskan, untuk pembangunan sanitasi dan air minum, Pemda telah membangun SepticTank sebanyak 188 unit, dengan sambungan ke rumah – rumah sebanyak 1. 135, dan Septic Tank Individual 1.180 unit.

Lanjut Ramlan mengatakan, pembangunan air minum berupa pansimas yang bersumber dari Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD), berjumlah 54 desa, dengan sambungan rumah sebanyak 22. 459. Juga kata dia, telah dilaksanakan pembangunan fasilitas penjagaan sarana air bersih, berupa jaringan air bersih pada 54 desa.

Untuk pembangunan bidang infrastruktur perumahan dan pemukiman, Pemda telah memfasilitasi kualitas rumah tidak layak huni bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, sebanyak 1.748 unit, dan pembangunan baru sebanyak 200 unit, dan satu unit Rumah Susun (Rusun) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rangkaian kegiatan Hari Jadi ke – 18 Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu 11 Maret 2020. (Foto: Wahyu)

Selain itu, juga telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur jaringan listrik PLN dan Lirik Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE), ke seluruh kecamatan dan desa. Sehingga desa – desa yang dahulu menggunakan pelita, kini telah merasakan nikmatnya menggunakan penerangan listrik, meskipun semua desa belum dapat terjangkau 100 persen, namun, masih dalam tahap pembangunan.

Kata Ramlan, dalam dua tahun terakhir, telah terlaksana penyambungan listrik ke rumah penduduk sebanyak 6.706 sambungan listrik PLN dan 1.405 unit LTSHE. Kata dia, ini merupakan bagian dari hasil kerja keras pemerintah, untuk masyarakat Kabupaten Mamasa.

Tak hanya itu, Pemda juga telah membangun jaringan informasi dan telekomunikasi sebanyak tiga Tower Telpon Selluler (TTS) agar masyarakat dapat malakukan komunikasi via telpon di beberapa ibu kota kecamatan.

“Minggu ini akan dibangun lagi saru TTS di Kecamatan Tabulahan dan di Kecamatan Mamasa, bertempat di Desa Lambanan,” jelas Ramlan Badawi.

Jauh Ramlan menyampaikan, dalam dua tahun terakhir pemerintah telah membangun infrastruktur pertanian berupa irigasi primer dan sekunder sepanjang 39.506 meter, dan irigasi tersier sepanjang 7.590 meter. Atas terbangunnya beberapa irigasi tersebut, sehingga dapat melayani area seluas 3. 019 hektar.

Selain irigasi, juga telah dibangun embung dan damparit sebanyak 107 unit, irigasi perpipaan 26 unit, jalan tani sepanjang 66 kilometer, dan jalan produksi sepanjang 5,84 kilometer yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa.

Pemerintah juga telah berupaya dalam menggenjot pertanian, dengan melakukan pembangunan rehabilitasi tujuh unit Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dan penyediaan prasarana berupa sepeda motor bagi para penyuluh sebanyak 25 unit kendaraan.

“Supaya penyuluha rajin melakukan penyuluhan di masyarakat,” katanya.

Bukan hanya itu, Pemda juga telah melakukan banyak hal  yang bersifat positif di masyaraka, diantaranya penanaman modal dalam negeri, sebesar 21 persen dengan total nilai investasi sebesar 25 milyar tupiah, pada tahun 2018, menjadi 32 milyar rupiah pada tahun 2019.

Bidang Kesehatan, pemerintah telah melakukan rehabilitasi 13 Puskesmas, serta pengadaan obat dan alat kesehatan pada 17 Puskesmas yang ada di Kabupaten Mamasa. Selain itu, telah dilakukan akreditasi 16 puskesmas serta memperluas bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata, dilengkapi dengan alat kesehatan.

Bidang Pemerintahan, Pemda telah mengupayakan peningkatan kualitas manejemen berbasis E – Goverment, dengan didukung pelayanan publik. Untuk bidang sosial keagamaan dan adat istiadat, Pemda telah berhasil mewujudkan sosial dan politik dalam bingkai kearifan lokal.

Dikatakan Ramlan, sebagai dampak dari hasil pembangunan, beberapa indikator mikro strategis daerah, menunjukkan peningkatan dan perbaikan dari tahun ke tahun.

Meski demikian, Bupati Ramlan Badawi menuturkan, daerah Kabupaten masih akan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonomian, sebagai prioritas utama.

“Kedepan kita masih akan memprioritaskan infrastruktur jalan dan jabatan di sejumlah daerah Kabupaten Mamasa yang menjadi tanggung jawab Pemda,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR