Selamat Datang Kembali Obed Nego

3074

TRANSTIPO.com, Mamasa – Dia tokoh politik lintas masa. Jauh sebelum Mamasa jadi daerah otonom baru (DOB), dia telah bergumul di dunia politik praktis.

Dalam karir politiknya di masa lalu, dia berkecimpung di Partai Golkar Sulsel. Dari beringin itulah yang mengantarnya jadi salah seorang wakil pegunungan di parlemen Polewali Mamasa—kini, Polewali Mandar.

Obed Nego Depparinding—begitu nama lengkapnya—sudah paham akan politik pemerintahan. Makanya, ketika (beberapa tahun lalu) dia tinggalkan Partai Golkar, tentulah tahu akan konsekuensi logisnya atas keputusannya itu.

Begitupun ketika ia ‘turun tahta’ tempo hari, Obed tak lantas meredup dalam politik. Dia tahu apa makna sebuah politik, dan karena itu, dia paham bagaimana menjalankannya.

Khusus region Mamasa, pasca lengsernya dia dari kekuasaan pemerintahan yang demokratis, Obed kerap membantu sobatnya dalam memenangi kompetisi politik formal yang berlangsung di Indonesia.

Terkadang dia kalah, tapi pamor dan citra baik adalah kemenangannya. Terbukti, siapa pun yang dia perjuangkan, sosok itu pasti mengilap namanya—di panggung politik tentunya.

Di Pilkada Mamasa 2018 nanti, nama Obed kembali digadang-gadang jadi salah seorang seteru utama—siapa pun lawannya.

Kini, tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mamasa periode 2018–2023 telah dimulai. Obed Nego Depparinding pun ikut menyambutnya.

Rabu siang, 17 Mei, Obed mendafarkan dirinya sebagai bakal calon Bupati Mamasa 2018 di Sekretariat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mamasa.

Selain Obed yang sudah mendaftar di PDIP Mamasa, sudah ada juga nama lainnya, seperti Reskianto  Taula’bi Kia, Pampang Bone, Harun Lullulangi, dan Yohanis Pualillin.

Kehadiran Obed di Sekretariat DPC PDIP Mamasa, itu sudah tak jadi kejutan bagi publik Mamasa. Pasalnya, lelaki peramah nan periang ini sudah diprediksi bakal maju kembali dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Saya memilih mendaftar di PDIP sebab setiap bakal calon yang masuk dalam bursa politik 2018 harus mendaftarkan diri terlebih dulu pada salah satu partai politik,” kata Obed kepada kru laman ini di Mamasa.

Selain itu, menurut Obed, partai PDIP adalah partai besar sekaligus sebagai partai pemenang Pemilu lalu. Aturan partai ini juga cukup jelas.

“Kita harapkan, ketika PDIP kita lalui, mudah-mudahan kita bisa lolos. Dalam pemahaman saya, mesti linear dan perlu terbangun sinergitas antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat,” jelas Obed.

Masih, kata Obed, seperti kita ketahui bersama bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar saat ini juga diusung oleh PDI Perjuangan.

“Nah, jika di Pilkada Mamasa nanti, figur yang diusung oleh PDIP menang maka pembangunan ke depan dapat berjalan dengan baik,” kunci Obed, menutup perbincangan.

FRENDY CRISTIAN/SARMAN SHD

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR