Objek wisata Digital Kampung Natal, di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. (Foto: Frendy)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Kabupaten Mamasa sudah banyak dikenal oleh kalangan masyarakat luas, bukan saja di Sulawesi Barat (Sulbar), namun di seluruh Nusantara. Kabupaten yang berjuluk Bumi Kondosapata ini kaya dengan destinasi wisata.

Tak sedikit destinasi wisata yang unik dan tidak ditemukan di tempat lain, ada di Kabupaten Mamasa. Sebut saja negeri di atas awan, salah satunya. Bukan hanya itu, di Mamasa juga ditemukan sejumlah titik mata air panas yang telah dipermak menjadi permandian.

Tempat wisata terindah di Mamasa tentunya memiliki keunikan tersendiri, sehingga banyak orang yang tertarik mengunjunginya. Mulai dari tempat wisata berupa dataran tinggi bahkan wisata air terjun.

Yang lebih menarik, beberapa pekan terakhir muncul lagi satu destinasi wisata yang bukan jarang dijumpai di daerah lain, tapi memang tidak ada.

Destinasi wisata itu diberi nama “Digital Kampung Natal” yang dibuat sekelompok pemuda kreatif di Mamasa. Mereka menyulap kawasan hutan pinus menjadi tempat wisata yang indah nan menawan.

Wisata Kampung Natal ini berada di Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjadi primadona baru bagi sejumlah wisatawan.

Di tempat ini sekitar satu hektar area hutan pinus disulap menjadi sebua objek wisata menarik dengan nuansa Natal. Tidak sedikit ornamen natal serta ribuan lampu warna-warni yang menghiasi kawasan ini, hingga memancarkan keindahan terutama pada malam hari.

Tak hanya itu, ada puluhan spot-spot selfie yang sudah dilengkapi dengan berbagai lampu hias menamba susana keindahan di area wisata ini. Wisata kampung natal ini sengaja didirikan sebagai upaya mendorong kemajuaan pariwisata di Kabupaten Mamasa melalui momen natal di bulan Desembar.

Menurut Andarias selaku kordinator pada kegiatan itu, kawasan wisata ini diberi nama Digital Kampung Natal, dengan alasan promo wisata saat ini semuanya sudah melalui digital, sosial media.

“Semua orang yang berkunjung kesini dapat dipastikan mempromosikan melalui sosial media,” kata Andarias di Mamasa, Senin, 23 Desember 2019.

Andarias bilang, jika semua yang berkunjung di tempat ini dapat mempromosikan melalui akun media sosialnya (Facebook) tentu kata dia, akan dikenal oleh banyak orang.

Dikatakannya, selain upaya peningkatan kemajuan pariwisata, juga sebgai upaya medorong peningkatan ekonomi masyarakat setempat lewat kepariwisataan.

Tak sedikit pengunjung yang datang, hanya karena ingin mengobati rasa penasaran setelah melihat melalui media sosial.

“Saya berkunjung kesini karena penasaran, cukup menarik karena kita bisa menikmati suasana malam di alam bebas, ini ide kreatif,” kata salah satu pengunjung, Meryanti, di sela aktivitasnya menikmati keindahan wisata di tempat itu.

Dia berharap kegiatan serupa dilakukan setiap tahun agar bisa menjadi sebuah event tahunan di Kabupaten Mamasa.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini