Anggota Paskibraka Kabupaten Mamasa, tengah menjalani latihan di depan Kantor Bupati Mamasa. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.COM, Mamasa – Meski di tengah Pandemi Covid-19, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) terus berlatih jelang peringatan HUT RI ke – 75 pada 17 Agustus 2020 mendatang.

Latihan digelar di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), sejak 9 Agustus hingga 16 Agustus.

Proses latihan Paskibraka tahun 2020, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, anggota Paskibraka hanya berjumlah delapan orang.

Dari delapan orang yang terpilih, tak lain adalah Purna Paskibraka tahun 2019, dikarenakan proses seleksi peserta baru tidak bisa dilakukan akibat pandemi Covid-19.

Sebelumnya anggota Paskibraka sebanyak 70 orang, yakni pasukan 17, 8 dan 45. Kini tersisa delapan orang, masing-masing tiga orang bertugas sebagai pengibar bendera dan tiga orang penurunan bendera, dua orang lainnya cadangan.

“Ini berdasarkan intruksi dari pusat, jadi kita hanya ambil depan orang dari purna tahun lalu,” ujar pelatih Paskibraka Brigpol Ilham Masbumi, 11 Agustus 2020.

Anggota Paskibraka asal SMA Negeri 1 Mamasa, Yustira didampingi Pelatih Brigpol Ilham Masbumi. (Foto: Wahyu)

Selain pengurangan anggota, proses latihan juga dilakukan dengan dusiplin mengikuti protokol kesehatan secara ketat. Hal ini, untuk keselamatan dan kenyamanan bersama.

Suasana latihan tahun ini tentu berbeda dengan sebelumnya, tahun lalu waktu latihan sampai sebulan. Sementara tahun 2020 ini hanya diberikan waktu selama satu minggu.

“Jauh beda dengan tahun lalu, mulai dari latihan samapai materi pelatihan sangat berbeda,” kata Anggota Paskibraka asal SMA Negeri 1 Mamasa, Yustira.

Yustira menuturkan, pelatihan saat ini hanya pemantapan saja karena dan penyesuaian kembali, karena tahun lalu sudah dilalui.

Meski hanya berjumlah delapan orang, Yustira mengaku tetap semangat dan bangga dapat kembali dipercaya untuk menjalankan tugas negara, walau suasana cukup berbeda.

“Ya pasti semangat karena kembali terpilih lagi walaupun keadaan tak seperti dulu lagi,” ucap Yustira.

Yustira mengatakan, kesiapannya untuk kembali mengemban tugas sebagai pengibar bendera pada 17 Agustus mendatang, dirinya akan memberikan yang terbaik agar pelaksanaan pengibaran dan penurunan bendera merah putih dapat terlaksana dengan sempurna.

“Semoga bisa sukses pengibaran untuk tahun ini, walaupun jumlah kami sangat sedikit,” tandasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR