Pairan Malompo, Pembukaan TMMD ke-112 di Wilayah Kerja Kodim 1428/Mamasa

191
Forkopimda Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, hadir dalam acara Pembukaan Secara Resmi TMMD ke-112 T.A. 2021 dalam Wilayah Kerja Kodim 1428/Mamasa, berlangsung di Aula Mini Rumah Jabatan Bupati Mamasa pada Rabu, 15 September 2021. (Foto: Zul.)

Pairan Malompo merupakan bahasa lokal di Kabupaten Mamasa yang dimaknai iringan Doa setulus ikhlas atas giat besar pada sesuatu yang luhur demi kemaslahatan Rakyat banyak.

Kegiatan TMMD ke-112 T.A. 2021 di Wilayah Kerja Kodim 1428/Mamasa adalah sebentuk Pairan Malompo di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

TRANSTIPO.com, Mamasa – Bukan perhelatan biasa. Ini acara luar biasa. Para tetamu lengkap. Dalam sebuah ruang yang lapang dengan suasana dingin nan sejuk tanpa alat berpendingin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, hadir serentak.

Dikemas dalam acara seremonial yang tertib dan hikmat, sebuah acara formal daerah dimulai. Acara ini merupakan Pembukaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 112 Tahun Anggaran (T.A.) 2021 dalam Wilayah Kerja Kodim 1428/Mamasa.

Acara pembukaan ini dilaksanakan di Aula Mini Rumah Jabatan Bupati Mamasa pada Rabu, 15 September 2021, dimulai sekitar pukul 09.30 WITA.

Selain ‘tuan rumah’ atau pemangku hajatan ini yakni Dandim 1428/Mamasa Letkol Inf. Stevi Palapa, juga hadir Bupati Mamasa H. Ramlan Badawi, Kasiter Korem 142/Tatag Kolonel Arh Sri Rusyono, Wakil Kepala Polres Mamasa Kompol Abidin, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Mamasa Andi Dharman Koro, Ketua DPRD Kabupaten Mamasa Orsan Soleman, serta para pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Mamasa, jajaran Kodim 1428/Mamasa, jajaran Polres Mamasa, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya.

Di luar Aula Mini — di pelataran empat sudut aula itu — sejak pagi hingga berakhir acara pada siang hari, tampak puluhan prajurit TNI berseragam lengkap.

Acara pembukaan TMMD ke-112 oleh Kodim 1428/Mamasa ini diliput sedikitnya lima belas kru media massa — elektronik, cetak, dan online.

Kehadiran sejumlah Prajurit TNI Kodim 1428/Mamasa — termasuk personil dari Polres Mamasa — tak lain sebagai keinginan bersama memeriahkan acara pembukaan sekaligus mengukuhkan tekad bersama untuk mewujudkan kegiatan TMMD ke-112 yang kegiatan ini akan berlangsung hingga bulan Oktober mendatang.

Terpantau, kegiatan pembukaan TMMD ke-112 di Aula Mini Mamasa ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Di depan pintu masuk, setiap tamu undangan yang datang terlebih dulu dilakukan pengukuran suhu tubuh, pakai masker, dan dalam ruangan kursi dan meja diformat berjarak sesuai standar dari Gugus Tugas Covid-19.

Program Pelaksanaan TMMD ke-112 di wilayah kerja Kodim 1428/Mamasa kali ini mengangkat tema “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri”.

Dandim 1428/Mamasa Letkol Inf. Stevi Palapa mengatakan, sedianya kegiatan ini berlangsung di lokasi TMMD namun  mengingat situasi pandemi Covid-19, maka pelaksanaan gelar pasukan dibatalkan, dan kegiatannya ditempatkan di ruang tertutup dengan penerapan protokol kesehatan.

Bupati Mamasa Ramlan Badawi menyerahkan secara simbolis sebuah alat pertanian berupa Cangkul kepada salah seorang Tim Satgas dari Kodim 1428/Mamasa. Acara ini sebagai rangkaian Pembukaan secara Resmi TMMD ke-112 di wilayah kerja Kodim 1428/Mamasa, berlangsung di Aula Mini Rumah Jabatan Bupati Mamasa, Rabu, 15 September 2021. (Foto: Zul.)

Letkol Inf Stevi Palapa menjelaskan, pelaksanaan TMMD berlangsung selama  satu bulan, yakni dimulai pada 15 September 2021 dan berakhir pada 14 Oktober 2021.

Ia tambahkan, kegiatan TMMD ke-112 dilaksanakan di dua desa yakni di Desa Banea dan Desa Batang Uru, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa.

Pembukaan secara resmi TMMD ke-112 ini sebetulnya bukanlah kegiatan awal, sebab sebelumnya telah dimulai rangkaiqn kegiatan yakni Pra TMMD yang dimulai sejak 25 Agustus sampai dengan 10 September 2021.

Dandim 1428/Mamasa Letkol Inf Stevi Palapa menambahkan, Pada pra TMMD ke-112 telah dilakukan pembangunan MCK 5 unit, bak penampungan air 5 unit, pembuatan plat dekker 3 unit, pembangunqn talud 90 meter, dan rehab ringan 2 Gereja.

“Kegiatan yang kami laksanakan sebelumnya itu progresnya telah mencapai 30 persen,” ungkap Letkol Inf Stevi Palapa dalam sambutannya.

Masih menurut Letkol Stevi, sasaran kegiatan TMMD ke-112 ini ada dua, yakni kegiatan fisik dan non fisik. Kegiatan fisik meliputi pelebaran jalan penghubung antara Desa Batang Uru dan Desa Banea sepanjang 4 km dengan lebar 5 meter

Dalam pemaparannya ia sebutkan, kondisi jalan saat ini hanya bisa dilalui satu mobil saja dan tak bisa berpapasan.

Sementara, tambah Stevi Palapa, kegiatan non fisik seperti, penyuluhan Bela Negara, 4 Konsensus Dasar Wasbang, Narkoba/HIV, Pertanian, Hukum, Stunting, Posyandu, Posbindu PTM dan pemutaran film Perjuangan.

Ia berharap, melalui kegiatan ini kesejahteraan masyarakat dan pengelolaan pariwisata di desa sasaran program bisa meningkat.

Berikutnya, Kasiter Korem 142/Tatag Kolonel Arh Sri Rusyono mengatakan, tujuan penyelenggaraan TMMD, yaitu membantu pemerintah daerah meningkatkan akselerasi pembangunan.

Ia jelaskan, hal tersebut akan meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat, memantapkan Wawasan Kebangsaan, membangun Persatuan dan Kesatuan serta meningkatkan jiwa Bela Negara.

“Kegiatan ini merupakan perwujudan jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat yang berjuang untuk kepentingan rakyat. Juga memantapkan kemanunggalan TNI yang telah terjalin sejak dulu,” pungkasnya.

Menurutnya,kegiatan ini berkaitan erat dengan pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah. “Dengan demikian, diharapkan koordinasi yang baik dalam pelaksanaan TMMD ke depan,” sebutnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa Ramlan Badawi mengatakan, kegiatan TMMD ke-112 ini merupakan wujud program Presiden RI membangun hingga ke pelosok Negeri.

“Sejak saya menjabat Bupati Mamasa, telah tiga kali TMMD masuk di Mamasa,” ujar Dr. Haji Ramlan Badawi. Dan, kata Ramlan, ini kali pertama setelah Kodim Mamasa lepas dari Kodim Polewali Mandar.

Di penghujung sambutannya, Ramlan Badawi memuji Program TMMD, “Cukup membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Akses berupa jalan terbuka dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.”

Ramlan Badawi tutup sambutannya dengan ungkapan harapan semoga program TMMD bisa dilanjutkan di tahun mendatang. Kata penutupan itu, ia bilang, “Saya respon positif, dan berharap program TMMD ini berlanjut.”

SARMAN SAHUDING

TINGGALKAN KOMENTAR