Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Mamasa Iptu Dedi Yulianto, didampingi Katimresmob Polres Mamasa Bripka Aldi Mahera, saat melakukan konferensi pers di Ruang Data Polres Mamasa. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Bertepatan malam puncak perayaan hari Natal 2019 di Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, telah terjadi insiden yang mengakibatkan adanya perselisihan antar-pemuda dua kelompok pemuda, yang satu kelompok pemuda tersebut sedang melintas dengan berkendara sepeda motor menggunakan kenalpot racing.

Kejadian berawal saat pada salah sebuah Rumah Ibadah sedang berlangsung Ibadah Natal, dan seketika itu pula sekelompok pemuda melintas di jalan raya dengan berkendara roda dua (motor) yang motor itu pakai knalpot racing.

Karena mengganggu jalannya ibadah, sejumlah pemuda yang lain berupaya menghentikan para pengendara yang melintas, sembari memberikan penjelasan kepada sejumlah pemuda jika di dalam sebuah rumah Ibadah sedang berlangsung proses Ibadah internal, “Harap pelan-pelan,” kata salah seorang pemuda kepada pengendara motor.

Namun sekelompok pemuda itu tidak mengindahkan, sehingga terjadi gesekan antara dua kelompok pemuda tersebut di jalan raya yang tak jauh dari sebuah rumah Ibadah di Lakahang.

Hal itu disampaikan Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Mamasa Iptu Dedi Yulianto, didampingi Katimresmob Polres Mamasa Bripka Aldi Mahera saat menggelar konferensi pers di Ruang Data Ops Polres Mamasa, Kamis, 26 Desember 2019.

Dikatakan Dedi, insiden tersebut tidak berlangsung lama setelah anggota Polsek Lakahang yang bertugas di sekitar gereja itu dapat melakukan mediasi diantara kedua bela pihak.

Selain itu kata Dedi, juga sejumlah anggota Resmob Polres Mamasa, beserta anggota Sabhara di backup langsung oleh Bawah Kendal Operasi (BKO) Satuan Brigadir Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Barat (Sulbar), langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dedi bilang, dengan dibantu oleh pemerintah setempat, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat yang berada di daerah itu, masalah tersebut dapat diselesaikan dengan kekeluargaan.

“Kedua bela pihak juga menyadari perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ujar Iptu Dedi Yulianus.

Berkait dengan hal tersebut Kasat Reskrim Polres Mamasa Iptu Dedi Yulianto, menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Mamasa terkhusus para pengendara agar tidak menggunakan knalpot racing karena dapat mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) utamanya dalam pelaksanaan Ibadah Natal.

Ia berharap dalam menyambut perayaan Natal 2019 dan Tahun baru 2020 agar hal-hal yang dapat mengganggu jalannya ibadah ditinggalkan.

“Ini kan bulan ibadah, apa salahnya kalau kita manfaatkan momen Natal dengan melaksanakan Ibadah dengan tertib tanpa konvoi kendaraan apalagi mabuk-mabukan,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR