Anggota DPRD Kabupaten Mamasa Muhammad Sapri Malik. (Foto: Ist.)

Cinta kampung Muhamad Sapri, dilantik jadi Anggota DPRD Kabupaten Mamasa.

TRANSTIPO.com, Mamasa – Senyum semringah tak bisa disembunyikan dari raut wajah lelaki muda bernama Muhammad Sapri, pasalnya lelaki berusia 31 tahun ini menjadi salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa untusan Daerah Pemilihan (Dapil) Mamasa 3.

Kegembiraan tak bisa disembunyikan Sapri ketika namanya disebut dalam pelantikan anggota DPRD Mamasa masa bakti 2019-2024. Pelantikan Anggota DPRD Mamasa yang baru ini digelar di Mamasa Convention Center (Aula GTM), Rabu, 28 Agustus 2019.

Lelaki kelahiran Kirak, Mehalaan pada 10 Mei 1988 ini merupakan putra ketiga dari tujuh bersaudara, lahir dari pasangan Abdul Malik dan Sumarni. Kedua orang tuanya berasal dari Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa.

Menjadi seorang wakil rakyat bukanlah impian Sapri. Sebelum mengenal dunia politik dirinya berkeinginan menjadi seorang guru, hal itu dibuktikan dengan titel yang ia miliki yakni sarjana pendidikan. Namun nasib berkata lain, ternyata magnet dunia politik lebih kuat dan penuh tantangan. Sehingga pria kelahiran 1988 itu memberanikan diri banting setir.

Pria mungil ini membuktikan keilmuannya pasca kuliah sebagai aktivis dan intelektual. Terjun ke dunia politik melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sejak tahun 2012 hingga kini.

Semasa kuliah, ia aktif di berbagai organisasi intra kampus maupun ekstra kampus, bahkan pada tahun 2009, ia terpilih menjadi Mapaba Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Polewali Mandar.

Ia memulai kariernya sejak di bangku kuliah, di bidang organisasi ia terpilih menjadi peserta Pelatihan Training Of Trainers (TOT) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju. Tak hanya itu ia juga terpilih sebagai peserta pendidikan kader dasar PMII Cabang Sidenreng Rappang dan perserta pendidikan kader lanjut (PKL) ke-I Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sulawesi Barat.

Begitu banyaknya pengalaman yang ia miliki di bidang organisasi, membuat pengetahuannya tidak diragukan lagi.

Karier politiknya mulai terlihat setelah ia bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sejak tahun 2012 hingga saat ini, dirinya diberi kepercayaan sebagai Wakil Sekretaris PKB Kabupaten Mamasa.

Selain itu dia juga aktif di lembaga kepemudaan, pada tahun 2011-2012 ia menjabat Sekretaris Umum PMII Cabang Polman, dan pada 2012-2014 ia kembali terpilih sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (NU).

Tak sampai di situ, pada tahun 2013-2016 ia juga sempat menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Mamasa, tahun 2015-2019 menjadi Dewan Penasehat Gerakan Pemuda Ansor (GP. Ansor) Kabupaten Mamasa, jabatan terakhir sekretaris umum Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mamasa tahun 2015-2020.

Karier politik orang terdekat Ramlan Badawi (Bupati Mamasa) ini makin menanjak pasca pileg 2019. Partai PKB berhasil masuk peringkat kelima besar setelah partai Demokrat. Keberhasilannya dalam berkomunikasi politik antarpartai mengantarkan dirinya menduduki salah satu kursi empuk di gedung DPRD Kabupaten Mamasa periode 2019-2024.

Sapri tak menampik bila dunia politik yang dikenalnya sekarang masih seumur jagung, tak hanya itu, dia juga paham benar dunia politik itu kaya intrik, hari ini jadi kawan besok bisa menjadi lawan. Meski begitu alumni Universitas Al Asyariah Mandar 2012 ini tak mengurunkan niatnya untuk lebih jauh dalam mengenal dunia politik.

“Dengan niat yang ikhlas dan tulus, secara kebetulan juga mendapat kesempatan maka Bismillah lah semoga dapat berkarya dengan baik,” tuturnya.

Sebagai pembawa suara millennial dari Dapil Mamasa 3 yang meliputi tujuh kecamatan diantaranya, Kecamatan Tabulahan, Bumal, Aralle, Mambi, Bambamg, Rantim dan Mehalaan, Sapri tahu benar persoalan yang ada di wilayah tersebut, salah satunya adalah akses jalan yang hingga saat ini masih saja banyak yang menjadi keluhan masyarakat. Pemilik suara terbanyak dari PKB itu yakin bisa menjadi penyambung lidah yang baik bagi konstituennya.

“Saatnya kita memikirkan kemajuan daerah, yang pasti saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh masyarakat,” katanya via WhatsApp.

Politisi muda Sapri tahu benar, menjadi anggota DPRD, atau menjadi pejabat di kabupaten yang telah berumur 15 tahun itu, hasil pemekaran Kabupaten Polewali Mamasa (Polmas) pada Maret 2002 lalu itu, tidaklah muda.

Dugaan korupsi penggunaan anggaran publik dan pembangunan di Kabupaten Mamasa, mulai dari Dana Desa hingga APBD kabupaten tak pernah redup dari perbincangan publik di Kabupaten Mamasa.

Jika Sapri tak lihai ‘mengamankan diri’, maka umurnya yang masih muda akan tadi pertaruhan yang serius selama 5 tahun menjalani sebagai pejabat publik.

Data Diri
Nama: Muhammad Sapri Malik
Tempat Tanggal Lahir: Kirak, 10 Mei 1988
Agama: Islam
Ayah: Abdul Malik
Ibu: Sumarni

Media Sosial
Facebook: Muhammad Sapri Malik
Instagram: @muhammadsaprimalik
Twitter: @muhsaprimalik

Riwayat Pendidikan
SDN 024 Kirak Kecamatan Mambi (1993-1999)
SLTP Negeri 04 Mambi (1999-2002)
SMK Panca Marga Makassar (2002-2005)
Universitas Al-Asy’ariah Mandar (2006-2012)

Riwayat Diklat/Pendidikan Non Formal
Diklat/Mapaba Pergerakan Mahasiswa Islam Imdonesia (PMII) Polman, 2006.
Pelatihan Training Of Trainers (TOT) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, 2009.
Pelatihan Kader Dasar (PKD) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sidenreng Rappang, 2012.
Peserta Pendidikan Kader Lanjut (PKL) Ke I Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sulawesi Barat, 2013.

Riwayat Organisasi
Sekretaris Umum Pergerakan Mahasiswa Islam  Indonesia (PMII) Cabang Polewali Mandar Masa Khidmat 2011-2012.
Sekretaris Umum Pimpinan Pencak Silat NU Pagar Nusa Kabupaten Mamasa Periode 2012-2014.
Sekretaris Umum Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Mamasa Masa Khidmat 2012-2016.
Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Sulawesi Barat Masa Khidmat 2013-2016.
Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mamasa Periode 2013-2016.
Dewan Penasehat Gerakan Pemuda Ansor (GP. Ansor) Kabupaten Mamasa Masa Khidmat 2015-2019.
Sekretaris Umum Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mamasa Masa Khidmat 2015-2020.
Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa Periode 2016-2021.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR