Kepala Dinas Pertanian Pemkab Mamasa Insinyur Mambu. (Foto: Frendy Cristian)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Kepala Dinas Pertanian Pemkab Mamasa Insinyur Mambu komitmen akan prioritaskan pangan (padi dan jagung) di Kabupaten Mamasa.

Meski setiap dinas pertanian tetap akan fokuskan untuk pengembangan padi karena telah terbukti di 16 kecamatan di kabupaten mamasa. Dalam satu tahun saja sudah bisa sampai dua kali panen, kecuali di Kecamatan Nosu.

“Nosu itu Kan kondisi geografisnya berada di dataran tinggi jadi belum cocok untuk varietas baru. Kami sudah coba beberapa kali tapi selalu gagal,” kata Mambu saat ditemui di ruang kerjanya siang tadi, Selasa, 18 April 2017.

Selain padi dan jagung, pihak pertanian juga akan mengembangkan bidang perkebunan untuk kakao dan kopi, sebab menurutnya hampir seluruh masyarakat Mamasa mengembangkan kopi dan kakao.

Menurut Mambu, dalam pengembangan perkebunan pihaknya telah mengirim bibit kopi ke setiap kecamatan untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Dua tahun terakhir ini kami upayakan untuk pengadaan bibit. Pada 2015 cukup banyak, kemudian 2016 hanya sekitar 50 ribu pohon, dan di 2017 ini kami rencanakan 100 ribu pohon untuk diberikan kepada masyarakat melalui kelompok tani,” urai Mambu.

Mambu menjelaskan, pengadaan bibit kopi ini kami akan distribusikan ke masing-masing kecamatan untuk dibagikan ke tiap-tiap desa dan ke masyarakat.

Ke depan, masih Mambu, kita upayakan untuk bisa mandiri pangan. Untuk di bidang pertanian kita bisa kembangkan kakao dan kopi, terutama kopi karena dari dulu Mamasa dikenal dengan kopinya.

Jadi kami berharap, ke depan Mamasa bisa kembali berkembang dengan kopinya supaya bisa menjadi ‘kabupaten kopi’, seperti pada tahun 70an Mamasa pernah dikenal dengan kopi. Nah di tahun-tahun berikut kita upayakan akan kembali lagi seperti dulu. Itu harapan besar kami.

FRENDY CRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR