Tim gabungan terus melakukan pencarian tiga korban lakalantas di Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Rabu, 5 April 2021. (Foto: Wahyuandi Taslim)

Besok, Kamis, 6 April 2021, upaya pencarian korban di Sungai Messawa dilanjutkan.

TRANSTIPO.com, Messawa – Upaya pencarian tiga orang korban kecelakaan mobil di Sungai Messawa, Kecamatan Messawa, kembali dilanjutkan pada Rabu, 5 April 2021.

Tim Sar Gabungan yakni Basarnas Sulawesi Barat, Kodim 1428/Mamasa, Polres Mamasa, dan BPBD Kabupaten Mamasa) mulai menyasar di TKP Sungai Messawa sekitar pukul 07.30 WITA.

Tim Sar Gabungan ini akan terus melakukan pencarian hingga selama tujuh hari terhitung sejak Selasa, 4 April.

Menurut komandan tim gabungan, Syahran, target pencarian korban akan ditingkatkan hingga tujuh hari ke depan sesuai batas waktu yang ditentukan.

“Kita berharap pencarian tidak sampai tujuh hari, semoga secepatnya ditemukan,” ujar Syahran di Messawa, Rabu pagi, 5 April.

Menurutnya, apabila proses pencarian melewati batas wakyu yang ditentukan atau tujuh hari, akan dilakukan komunikasi kepada pihak keluarga korban.

Sampai hari kedua pencarian korban, tim gabungan terkendala dengan kondisi arus sungai yang deras.

Memang, sudah beberapa hari ini hujan helat terus mengguyur Messawa, atau umumnya di Kabupaten Mamasa. Rerata, hujan turun mulai siang hingga petang.

Meski begitu, Syahran dan tim yang ia pimpin itu tak menyerah. “Pencarian akan kami tingkatkan,” tekadnya.

Peningkatan pencarian yang dimaksud Syahran, yakni akan menurunkan tim penyelam di Sungai Messawa. “Semoga air sungai agak tenang.”

“Kalau air agak tenang kita turunkan penyelam. Upaya keras kita maksimalkan pencarian tiga korban si sungai ini (Messawa),” ujar Syahran.

Upaya pencarian tiga korban di Sungai Messawa oleh Tim Gabungan, Rabu, 5 April 2021. (Foto: Wahyuandi Taslim)

Tiga perempuan korban kecelakaan mobil dengan pelat DD1348 SC dikendarai oleh Muammar (26 tahun), lelaki asal Keppe’, Desa Rantebulahan, Kecamatan Mambi.

Ketiga korban yang belum ditemukan dimaksud, yakni Kaila (1 tahun), Naila (12 tahun), dan Nur Indah Sari (30 tahun).

Kaila dan Naila adalah bocah dan remaja puteri kakak beradik. Keduanya beradal dari Rantebulahan, Kecamatan Mambi. Sedangkan Nur Indah Sari adalah perempuan asal Mehalaan Barat, Kecamatan Mehalaan.

MUNDUR

Tim Sar Gabungan terpaksa beranjak dari lokasi pencarian di Sungai Messawa karena hujan turun lebat. Dengan ini membuat air sungai meninggi dan arusnya bertambah deras.

Hujan mulai turun sekitar pukul 13.30 WITA, dan kian lebat pada pukul 15.OO. Maka sekitar pukul 15.30 WITA, oleh Syahran dan tim gabungan memilih menghentikan pencarian korban.

Sejumlah personil gabungan ini menuju ke kota Messawa, ibu kota Kecamatan Messawa, tak jauh dari tempat kejadian.

Komandan Tim (Dantim) Syahran mengatakan akan terus melakukan pencarian esok hari, Kamis, 6 April.

Syahran masih punya keyakinan bahwa ketiga korban masih berada di dasar sungai sekitar lokasi kejadian.

“Pencarian masih akan difokuskan di area lokasi kejadian mobil terjatuh,” Syahran yakin.

Peningkatan jangkauan pencarian di Sungai Messawa, Syahran bilang, akan tetap menyisir tempat kejadian sampai sejauh dua kilometer dari TKP.

Syahran berharap, mudah-mudahan besok (Kamis, red) sudah ada hasil yang memuaskan.

WAHYUANDI TASLIM – SARMAN SAHUDING

TINGGALKAN KOMENTAR