Foto bersama Anggota DPRD Arwin Rahman Tona dengan masyarakat usai reses di Desa Ranteberang, Kecamatan Buntumalangka, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. (Foto: Istimewa)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Bicara soal infrastruktur jalan di sejumlah wilayah di Kabupaten Mamasa tidak ada habisnya, masih saja banyak masyarakat desa-desa yang mengeluh akibat kondisi jalan bak kubangan kerbau.

Salah satunya Desa Ranteberang, Kecamatan Buntumalangka, masyarakat di desa ini benar-benar belum merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya, pasalnya, selain ruas jalannya sempit, juga berlumpur bagaikan kubangan kerbau disaat musim hujan tiba.

Kondisi jalan berlumpur itu, bukan hanya dirasakan warga Desa Ranteberang saja, namun, juga dirasakan tiga desa lainnya yakni Desa Salurindu, Buntumalangka dan Desa Kebanga. Akses jalan penghubung empat desa di Kecamatan Buntumalangka ini cukup memprihatinkan sejak lama.

Salah satu akses jalan penghubung empat desa di Kecamatan Buntumalangka dikeluhkan masyarakat. (Foto: Istimewa)

Sementara, akses jalan ini merupakan jalan vital yang mestinya ada perhatian dari pemerintah, demi kelancaran ekonomi masyarakat sekitar. Namun, hingga saat ini belum juga dilirik oleh pihak-pihak terkait.

Keluh Kesah waraga, terungkap saat salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa Fraksi Partai Nasdem Arwin Rahman Tona, melaksanakan reses tepat di Desa Ranteberang, Kecamatan Buntumalangka, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis 30 Januari lalu.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Desa Ranteberang beserta sejumlah perangkatnya, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, Lembaga adat, Tokoh agama, dan Tokoh masyarakat, Tokoh pemuda, Tokoh perempuan, serta masyarakat Desa Ranteberang.

Dihadapan Legislator muda itu, masyarakat menyampaikan unek-unek yang sekian lama dideritanya, mereka juga ingin merasakan kehidupan sejahtera seperti daerah-daerah lain yang terbilang maju dan sejahtera.

Mirisnya, didaerah tersebut tepat di Desa Ranteberang masih menggunakan penerangan pelita ketika malam tiba, lantaran belum terjangkau pembangunan jaringan listrik (PLN). Melalui reses yang dilaksanakan politisi muda itu, masyarakat menaruh harapan besar kepadanya dalam hal kemajuan daerah di wilayah konstituennya.

Mendengar keluh kesah masyarakat, anggota DPRD Arwin mengatakan, dirinya akan meneruskan beberapa usulan itu kepada pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti.

Arwin berharap, pemerintah tidak tutup mata memperhatikan segala kebutuhan masyarakat yang dianggap sangat urgen terkhusus di Kecamatan Buntumalangka ini.

“Saya juga akan menyampaikan aspirasi masyarakat ini dalam sidang di DPRD nantinya,” kata Arwin saat dikonfirmasi Minggu 2 Februari 2020.

Diaktakan Arwin, khusus untuk akses jalan poros Aralle utara Kecamatan Aralle ke Salumbun barat, Salutambun timur dan Salutambun kota, rencananya akan dikerjakan pada tahun anggaran 2020 ini.

Arwin Rahman Tona, merupakan anggota DPRD terpilih pada Pileg 2019 lalu daerah pemilihan Mamasa III, meliputi tujuh kecamatan diantaranya Kecamatan Aralle, Buntumalangka, Tabulahan, Mambi, Bambang, Rantebulahan Timur, dan Mehalaan. Juga merupakan legislator muda Partai Nasdem Kabupaten Mamasa.

WAHYUANDI.

TINGGALKAN KOMENTAR