Kamang (55), warga Dusun Galung, Sesa Sendana, Kecamatan Mambi menerima bantuan sembako yang dibagikan oleh mahasiswa. (Foto: Arifin Djalil)

TRANSTIPO.com, Mambi – Tak sedikit orang tak mau ketinggalan di tengah wabah Covid-19 melanda dunia. Pada sejengkal tanah dipijak di setiap pojok di bawah kolong langit, orang tampil beragam cara. Teranyar, ikut berbagi kepada sesama dengan diniatkan meringankan beban sesama. Ini panggilan kemanusiaan yang tetiba jadi fenomena baru, gaya baru di tengah himpitan melanda kehidupan.

Di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa misalnya, sejumlah pemuda dan remaja yang menyebut diri  alumni SMP dan SMA Negeri 1 Mambi, angkatan 2014-2017 gelar aksi sosial. Aksi ini mengumpulkan dana lalu beli sembako untuk dibagikan kepada warga kampung yang dianggap tak mampu, terhimpit secara ekonomi di masa diberlakukan di rumah saja selama pandemi ini belum berakhir.

Selain sembako juga ada mesker. Kegiatan ini mereka laksanakan pada Minggu, 10 Mei 2020. Titiknya baru sebatas Kelurahan Mambi dan Desa Sendana, Kecamatan Mambi.

Dari sekitar selusinan alumni sekolah lanjutan yang kini sedang kuliah di pelbagai kampus di Sulawesi Barat, terdapat sejumlah nama: ada Syahril, Hapli, dan Arifin Djalil.

“Ini panggilan kemanusiaan di tengah wabah pandemi ini. Kami turun untuk meringankan beban juga bagi-bagi masker kepada warga di dua tempat,” kata pemuda ini kepada laman ini.

Warga yang mereka sambangi di rumahnya yang telah mereka pilih bersyukur dan bergembira.

“Syukur melihat antusias pemuda bisa berkontribusi di masa seperti sekarang ini,” kata seorang warga, AK (55 tahun) di Sendana.

Sembari berbagi, mahasiswa Mambi-Sendana ini juga sekalian meneruskan pesan pemerintah kepada segenap warga agar disiplin ikut anjuran dalam protokol kesehatan.

Ia sadar bahwa uluran tangan tak banyak dan untuk sejumlah warga dalam jumlah terbatas.

“Paling tidak kita tak tinggal diam. Pesan lain sebetulnya adalah tetap semangat, semoga masa singkat yang kelam ini akan secepatnya berlalu,” pinta Hapli.

ARIFIN DJALIL/WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR