Empati Mambi Bersambung Doa ke Masamba, Luwu Utara

672
Gerakan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Mambi (GPMM-PM), menggelar penggalangan dana di pasar tradisional Mambi untuk korban bencana di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (Foto: Fadli)

TRANSTIPO.com, Mambi – Banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin 13 Juli 2020 malam, menyita perhatian masyarakat di berbagai daerah.

Peristiwa yang menimpa masyarakat Kabupaten Luwu Utara itu mengetuk hati sejumlah pihak. Salah satunya Pelajar dan Mahasiswa dari Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Merasa ikut prihatin dengan peristiwa yang menimpa masyarakat Kabupaten Luwu Utara, para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Mambi (GPMM-PM), menggelar penggalangan dana di pasar tradisional Mambi pada Kamis, 16 Juli 2020.

Kegiatan yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu Utara pada Senin malam lalu.

“Ini merupakan wujud keprihatian dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang terkena banjir di Luwu Utara,” kata Koordinator Aksi, Accy, siang tadi.

Gerakan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Mambi (GPMM-PM), menggelar penggalangan dana di pasar tradisional Mambi, untuk para korban bencana di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (Foto: Fadly)

Ia menuturkan, kegiatan tersebut adalah implementasi nilai kemanusian yang sudah seharusnya dilakukan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Accy menerangkan, dana yang terkumpul akan disalurkan melalui rekening untuk para korban bencana di Kabupaten Luwu Utara.

Dari hasil aksi sosial yang dilakukan, GPMM -PM mengumpulkan dana sebesar Rp2.163.000, sumbangan ini berasal dari para pedagang dan masyarakat.

“Ini tidak seberapa, tapi paling tidak bisa meringankan beban para korban bencana di Kabupaten Luwu Utara,” tandasnya.

Semoga duka Masamba, Luwu Utara segera ‘terobati’.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR