Foto Net

TRANSTIPO.com, Polewali – Dua warga Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) dinyatakan positif terpapar Corona Virus Disease – 19 (Covid – 19) berdasarkan hasil tes swab tenggorokan.

Keduanya masing – masing berinisial NM (20) warga Kecamatan Wonomulyo dan HF (50) merupakan warga Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman.

Sebelumnya, sebanyak tujuh spesimen swab yang dikirim tim gugus tugas percepatan penanganan Covid – 19 Kabupaten Polman, ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar. Dari tujuh spesimen swab tersebut, dua diantaranya dinyatakan positif terpapar Covid – 19.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid – 19 Kabupaten Polman, Andi Suaib Nawawi mengatakan, setelah dinyatakan positif terjangkit virus corona, maka dibuatkanlah nomengklatur pasien 01 dan 02.

Suaib menyebutkan, pasien 01 ialah NM yang berasal dari Kecamatan Wonomulyo, sementara pasien 02 HF tak lain adalah warga Kecamatan Polewali.

Ia menjelaskan, diketahui pasien 01 memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta, dan pasien 02 juga memiliki riwayat perjalanan dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk menjemput sang istri.

Untuk pasien 01 kata Suaib, sebelumnya telah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polman. Sementara pasien 02 masih menjalani isolasi mandiri dirumah miliknya.

“Selanjutnya akan diisolasi mandiri di Wisma Dinas Kesehatan Kabupaten Polman,” terang Suaib Nawawi dalam konferensi pers, via aplikasi zoom, Kamis 30 April 2020, kemarin.

Lanjut Suaib menjelaskan, pasien 02 adalah Orang Tanpa Gejala (OTG), ia tidak menunjukkan gejala apapun, bahkan tidak ciri – ciri terjangkit Covid – 19. Namun, nyatanya positif berdasarkan hasil swab tenggorokan.

Dengan adanya dua pasien itu kata Suaib, maka secara otomatis dua Kecamatan di Kabupaten Polman yakni, Kecamatan Wonomulyo dan Kecamatan Polewali dinyatakan zona merah.

“Dengan adanya pasien positif di dua kecamatan, maka status Kabupaten Polman yang sebelumnya zona kuning, kini menjadi zona merah,” kata Andi Suaib Nawawi.

Suaib menambahkan, beberapa waktu lalu salah satu warga Kecamatan Tinambung telah meninggal dunia, dan itu juga merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), setelah dinyatakan positif terindikasi Covid – 9, berdasarkan hasil Rapid Tes.

“Ia juga sempat dirawat di RSUD Polman, dan kita masih menunggu hasil tes swabnya dari Makassar, untuk mengetahui apakah positif atau negatif Covid – 19,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR