Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa, menggelar Kunjungan Kerja di Kecamatan Mehalaan, Rabu 17 Juli 2020. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.com, Mehalaan – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar kunjungan kerja di Kecamatan Mehalaan, Rabu 17 Juni 2020.

Turut hadir pada kegiatan itu, Bupati Mamasa, H. Ramlan Badawi, Wakil Bupati, Marthinus Tiranda, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemda Kabupaten Mamasa.

Kunjungan kerja, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Pemda Kabupaten Mamasa, di sejumlah kecamatan setiap tahunnya, untuk mengecek sejauh mana kinerja Camat dan para Kepala Desa dalam dalam pembangunan yang berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJMD).

Selain itu, juga melakukan pemantauan di seluruh kecamatan terkait penanganan pencegahan penyebaran Covid-19, dan juga penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa di masyarakat.

Bupati Mamasa H. Ramlan Badawi mengatakan, pada kesempatan itu, juga melakukan diskusi bersama pemerintah mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, dan sejumlah tokoh masyarakat, terkait kebutuhan pembangunan di daerah tersebut.

Ramlan Badawi menuturkan, seluruh masukan masyarakat akan dirampungkan, nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi OPD masing-masing.

“Semua keluhan masyarakat kami sudah dengarkan dan itu akan menjadi bahan untuk masing-masing OPD,” kata Ramlan Badawi.

Kata Ramlan, hal ini akan menjadi pertimbangan para OPD untuk menata seluruh daerah di Kabupaten Mamasa yang lebih baik.

Sejumlah keluhan masyarakat, yang disampaikan para Kepala Desa ialah persoalan akses jalan, hingga saat ini masih saja banyak akses jalan menuju kecamatan rusak parah.

“Ini akan menjadi perhatian, karena akses jalan merupakan hal terpenting untuk masyarakat, jalan tidak baik maka ekonmi lumpu,” katanya.

Berkaitan dengan hal tersebut kata Ramlan, tahun 2021 mendatang melalui Dinas Pekerjaan Umum(PU), sejumlah akses jalan yang masih memburuk akan menjadi perhatian serius.

“Kita upayakan tahun depan, karena untuk tahun ini kita fokus pada penanganan Covid-19,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mamasa Martinus Tiranda menyampaikan, tahun 2020 ini Pemda Mamasa terpaksa melakukan kegiatan yang tidak melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

Kata Martinus, penanganan Covid-19 ini tidak pernah direncanakan sebelumnya, dan tidak sedikit anggaran yang digunakan untuk itu.

Sementara kata dia, Kabupaten Mamasa ini bukan daerah yang kecil, tentu membutuhkan waktu lama agar seluruh pelosok dapat dibenahi, itupun secara bertahap.

“Yang pasti saya dan pak Bupati terus menerus memikirkan bagaimana supaya Mamasa ini bisa lebih baik, tapi memang tidak semuda yang kita bayangkan,” ujar Martinus Tiranda.

Pada kesempatan itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat, agar tetap menjaga kesehatan tubuh, patuh pada protokol kesehatan, dimasa pandemi Covid-19 ini.

“Jaga sehat, gunakan masker dan jaga jarak, hindari kerumunan, agar kita terhindar dari serangan virus corona,” pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR