Rumah Jabatan Bupati Mamasa, tampak dari depan. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Kasus meledaknya sebuah pistol milik salah sorang anggota patwal di rumah jabatan (Rujab) Bupati Mamasa yang melukai seorang korban atas nama Hendrik Wijaya alias ucok (20) yang merupakan salah sorang supir anak Bupati Mamasa, masih terus didalampi tim pencari fakta dari Polres Mamasa.

Oknum anggota Polres Mamasa bernama M. Sabir yang bertugas di Rujab Bupati Mamasa sebagai patwal sedang dalam pemeriksaan tim pencari fakta yang dibentuk Polres Mamasa. Tim pencari fakta itu yang terdiri dari terdiri Propam, Satreskrim, dan Siwas.

Tim ini gabungan ini sudah memintai keterangan terhadap sejumlah saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk melakukan olah TKP.

“Saat ini pelaku sudah berada di Polres Mamasa. Pelaku baru tiba dari Makassar mengantar korban, dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam. Sementara saksi-saksi di lapangan juga sudah kami mintai keterangan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Mamasa, Jumat siang, 26 Juli 2019.

Menurutnya, keterangan sementara dari saksi sebagaimana yang disampaikan sebelumnya, kasus ini murni kelalaian tanpa dilatarbelakangi permasalahan.

“Untuk korban sendiri belum kita mintai keterangan karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Grestelina Makassar. Kita menunggu korban betul-betul fit atau bisa berkomunikasi dengan baik agar dapat memberikan keterangan secara detail terkait kejadian di lapangan,” tuturnya.

Sementara Kapolres Mamasa AKBP Arianto, yang sempat dikonfirmasi mengatakan keterangan dari sejumlah saksi sebagaimana yang pernah disampaikan sebelumnya, bahwa ini murni kelalaian, tidak ada yang melatarbelakangi.

“Jika ada keterangan lain yang bisa membantu penyidik mengungkap kasus tersebut, silakan disampaikan ke pihak penyidik,” katanya.

Salah seorang sumber yang berada di pos penjagaan Rumah Jabatan Bupati Mamasa yang tak bersedia disebut namanya, yang sempat dikonfirmasi laman ini mengaku kaget saat kejadian. Meskipun tidak melihat secara langsung kejadian namun saat pistol meledak semua orang yang berada di sekitar lokasi kaget dan korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kru Laman ini mencoba mengonfirmasi langsung ke Bupati Mamasa Ramlan Badawi, namun menurut salah satu penjaga di rujab mengatakan bupati sedang keluar kota.

FRENDY

TINGGALKAN KOMENTAR